Tips Menjalani Bisnis Import Bagi Pemula

forwarder china

Salah satu bisnis yang paling menarik untuk dijalankan di masa sekarang adalah bisnis import. Meskipun punya potensi untung yang besar, tetapi bisnis import belum terlalu menjadi pilihan di masyarakat. Salah satu penyebabkan karena masih tingginya minat warga untuk berbisnis di bidang kuliner atau bisnis lain yang sifatnnya hanya butuh modal yang kecil.

Walaupun begitu, tetap saja bisnis import layak menjadi salah satu opsi pilihan bisnis yang layak untuk dijalankan baik itu untuk pebisnis senior, ataupun pebisnis pemula sekalipun. Bagi pebisnis senior, menjalankan bisnis import mungkin sudah seperti aktivitas sehari-hari bagi mereka. Namun, bagaimana dengan mereka yang baru ingin mulai menjalankan?

Belajar Import Bagi Pemula

Importir Sukses

Menjalankan bisnis memang tidak bisa dibilang mudah. Apapun bisnisnya, tentu membutuhkan persiapan yang matang agar bisnis tersebut bisa berjalan dengan baik. Begitu juga dengan bisnis import, apalagi yang ingin menjalankannya adalah orang yang tidak punya pengalaman berbisnis sama sekali.

Salah satu cara untuk mempercepat proses belajar ini adalah dengan belajar bisnis import lebih dahulu. Sekarang sudah ada banyak perusahaan cargo import yang memberikan pelayanan kelas import kepada pengguna layanan mereka.

Salah satunya adalah Wilopo Cargo, perusahaan cargo import terkemuka ini memiliki banyak pengalaman yang akan membantu para calon importir untuk import barang dari China. Bagi yang ingin berbisnis import dengan mendatangkan barang dari China, Wilopo Cargo memberikan layanan kelas import khusus bagi penggunanya yang membutuhkan bimbingan dalam bisnis import.

Hal yang Harus Diperhatikan oleh Importir Pemula

Jasa Cargo Import China

Walaupun sudah mendapat informasi dan bantuan secara lengkap dari Wilopo Cargo. Tetap saja kesuksesan dari bisnis import yang Anda jalankan sangat tergantung pada Anda sendiri. Terutama bagi importir pemula, yang tentunya masih harus merintis jalan menuju kesuksesan.

Nah, bagi Anda para calon importir ataupun importir pemula, ada beberapa hal yang bisa dijadikan pedoman dalam menjalankan bisnis import agar bisa menjalankan bisnis ini secara lancar:

1. Lakukan Riset Sebelum Mendatangkan Barang

Seiring dengan semakin luasnya bisnis import dan ragam barang yang bisa didatangkan. Seringkali akan membuat seorang importir pemula bingung untuk memilih produk mana yang mungkin akan laku dia jual. Umumnya mereka akan merasa takut salah memilih barang jualan dan bisa membuat rugi usaha di awal perjalanan usahanya.

Namun, hal ini bisa dihindari dengan melakukan riset mendalam terhadap barang-barang yang ingin dijual. Anda bisa memulai riset dengan menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), maksudnya Anda bisa menghitung harga modal mencakup harga barang, biaya cargo, dan sebagainya. Setelah mengecek harga HPP, bandingkan dengan harga jual produk sejenis di market place untuk mengetahui potensi keuntungannya.

Jika ternyata harga jual di marketplace tidak jauh berbeda atau bahkan sama dengan biaya HPP, maka Anda bisa beralih ke produk lain yang bisa memberi marjin keuntungan bagus.

2. Fokus Pada Satu Per Satu Produk

Ketika sudah mulai mendapatkan keuntungan, adalah hal normal ketika seorang importir pemula ingin melebarkan usahanya agar bisa mendapat keuntungan lebih banyak. Namun, seringkali mereka gegabah dalam melakukannya sehingga bisa berefek negatif pada bisnis importnya ini. Salah satunya dengan kalap memilih barang dagangan yang terkadang tidak mudah dijual di Indonesia meskipun potensi untungnya lumayan.

Dalam hal ini, lebih baik Anda fokus dulu terhadap  barang jualan utama sebelum memutuskan menjual produk lainnya. Jangan hanya terfokus pada potensi keuntungan saja. Dengan pemilihan barang yang tidak terlalu banyak di awal usaha, tentu akan membantu Anda untuk lebih fokus menjalankan bisnis dan mencari potensi pasar yang lebih besar terhadap produk yang sudah dipilih.

3. Atur Modal dengan Cermat

Jangan pernah menghabiskan biaya modal di awal berjalannya bisnis import Anda. Salah satu kesalahan terfatal pebisnis pemula adalah menghabiskan modal di awal padahal bisnis belum berjalan dengan baik.

Dalam hal ini, Anda harus mengatur permodalan awal dengan tidak menghabiskan untuk membeli barang jualan. Saran kami, cukup gunakan maksimal 50% dari total modal yang Anda miliki. Sementara sisa 50% nya bisa disimpan dan dipakai untuk berjaga-jaga untuk menghadapi masalah yang mungkin terjadi di awal usaha.

4. Belajar Dari Kesalahan

Namanya juga pemula, pasti kita akan sering melakukan kesalahan ketika bisnis sedang berjalan di awal-awal. Walaupun begitu, jangan jadikan kesalahan ini sebagai sebuat hambatan untuk terus berkembang. Sebaliknya, jadikan kesalahan yang sudah dilakukan sebagai bahan evaluasi agar bisnis kita bisa terus berkembang.

Selain itu, Anda juga bisa ikut ke dalam komunitas-komunitas importir untuk menambah wawasan langsung dari orang-orang yang sudah terjun di dunia import lebih lama. Pengalaman mereka bisa menjadi tambahan ilmu bagi Anda yang baru menjalani bisnis sebagai importir.

Jangan Boros, Hidup Sederhana Walau Cuan Berdatangan

Ketika bisnis import Anda sudah berjalan dengan lancar, tentu muncul keinginan untuk memanfaatkan hasil dari usaha yang sudah dijalani. Masalahnya, kita sering lupa kalau yang namanya bisnis kadang naik kadang turun. Contohnya di masa pandemi Covid-19, begitu banyak pengusaha yang akhirnya gulung tikar akibat bisnisnya hancur karena kehilangan pembeli. Karena itu, janganlah boros walaupun bisnis Anda sudah menghasilkan uang begitu banyak.

Tetaplah hidup secara secukupnya, sesuai dengan penghasilan yang Anda hasilkan. Mengeluarkan uang sebagai self reward atas usaha kita memang wajar, tapi tetap harus disesuaikan dengan kemampuan yang ada. Jadi, yuk mulai bisnis import dengan semangat!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Masih bingung?
Kami jawab sampai paham.

Email Berhasil Dikirim

Terima kasih telah mengirimkan email, email anda telah kami terima. Tim kami akan menghubungi Anda sesegera mungkin.