Tips Menjalani Bisnis Import Bagi Pemula

bisnis import

Seorang importir wajib mengetahui cara menghitung pajak import dengan jelas dan akurat. Sebab, bila terjadi kesalahan perhitungan sedikit saja, tentu akan sangat mempengaruhi biaya yang harus ditanggung.

Tapi faktanya, masih banyak importir yang hanya fokus pada harga beli barang, namun tidak benar-benar memperkirakan biaya import barang dari China.

Hal ini menyebabkan berkurangnya margin keuntungan yang didapat dari hasil penjualan produk import, bahkan dapat juga mengurangi kuantitas barang yang bisa dijual. Sebab, Anda sangat mungkin meningkatkan harga jual dan secara tidak langsung juga akan mengurangi kemampuan dalam persaingan di pasar.

Oleh karena itu, seorang importir wajib mengetahui perhitungan pajak barang import, termasuk keseluruhan biaya lengkapnya. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan saat ingin import barang dari China:

Aplikasi Perhitungan Pajak Import Tidak Menghitung Biaya Aktual

Biaya Import
Biaya Import

Apakah Anda pernah mencoba melakukan perhitungan pajak import memakai aplikasi kalkulator instan? Jika iya, sebaiknya jangan menganggap nilai yang muncul itu adalah biaya aktual yang akan dikeluarkan saat mengimport barang.

Hitunglah secara manual keseluruhan biaya yang mungkin harus dikeluarkan ketika Anda membeli barang dari luar negeri. Berikut hal-hal yang harus dimasukkan dalam kalkulator saat mulai menghitung biaya import dari luar negeri berdasarkan aturan dari Bea Cukai Republik Indonesia:

Bea Masuk Barang Import ke Indonesia

Bea masuk adalah biaya yang harus dibayarkan oleh importir pada barang dengan nilai diatas USD 3 berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 199 Tahun 2019.

Namun, persentase nilai dari bea masuk sendiri berbeda dan dikategorikan dalam beberapa komoditas atau jenis barang. Contohnya adalah sepatu, Anda dapat dikenakan bea masuk barang di kepabeanan hingga 30% dari nilai aktual barang import.

Nilai tersebut berbeda dengan bea masuk yang dikenakan pada komoditas produk tas, yang hanya dikenakan bea masuk sebesar 10%-20%. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar mencermati barang yang akan dipesan dari luar negeri.

Harga Beli Barang dari Luar Negeri

Pastikan membeli barang di marketplace luar negeri dengan rentang harga 3 hingga 5 kali lebih murah dari harga yang dijual di marketplace lokal.

Sebab, sering kali biaya pengiriman dan distribusi barang dari luar negeri ke Indonesia memiliki biaya yang jauh lebih tinggi dari harga aktual dari barang itu sendiri.

Biaya, Asuransi, dan Pengangkutan (CIF)

CIF atau Cost, Insurance, and Freight merupakan biaya yang biasa dikenakan kepada importir hingga barang tiba di pelabuhan pengiriman. Namun masih belum termasuk biaya pembongkaran, gudang, dan ongkos kirim ke alamat penerima.

CIF pada umumnya sudah termasuk dalam biaya pembelian yang kepada yang diterima seller, namun sangat mungkin biaya tersebut dihitung secara terpisah.

Ongkos Pengiriman Barang

Import Barang dari China
Import Barang dari China

Apabila Anda menginginkan barang pesanan sampai di alamat tujuan tanpa perlu repot, berarti Anda juga wajib mengeluarkan biaya ekstra untuk ongkos kirim barang, termasuk biaya bongkar dan gudang.

Setiap perusahaan cargo dan ekspedisi memiliki standar harga, oleh sebab itu sebagiknya cari tahu hal ini dengan cara meghubungi pihak cargo secara langsung,

Pajak Dalam Rangka Import (PDRI)

Pajak Dalam Rangka Import (PDRI) adalah biaya yang harus dibayarkan kepada Negara melalui Bea Cukai berupa pajak pertambahan nilai (PPn), pajak penghasilan (PPh 22), serta pajak penjualan barang mewah (PPnBM).

Cara Menghitung Bea Masuk Barang Import di Indonesia

Perhitungan bea masuk barang import ke Indonesia dibagi menjadi dua sistem. yakni, sistem tarif spesifik dan sistem tarif advalorum.

Mengapa perhitungannya memakai dua sistem berbeda? Alasannya adalah pada jenis barang dan regulasi yang mengatur. Anda bahkan bisa dikenakan tarif import 0% untuk beberapa komoditas. Berikut cara menghitung bea masuk barang import dari luar negeri:

Perhitungan Tarif Spesifik

Definisi tarif spesifik secara sederhana dapat diartikan sebagai tarif bea masuk barang dengan mengalikan harga satuan barang dengan tarif bea masuk.

Contoh kasusnya adalah, apabila Anda mengimport 50 ton tapioka dengan harga Rp1.000 per Kg dari China, dan tarif bea masuknya sebesar Rp 500 per Kg. Maka, total biaya yang harus dikeluarkan adalah sebagai berikut:

Bea Masuk         = Harga satuan barang X Pembebanan bea masuk barang

                             = (50 X 1.000) X 500

                             =Rp 25.000.000

Oleh karena itu, biaya yang harus dibayar ialah Rp 50 jt + Rp 25 jt, dengan total Rp 75 jt.

Perhitungan Tarif Advalorum

Biaya Pengiriman Import
Biaya Pengiriman Import

Tarif import advalorum memiliki konsep yang sangat berbeda dengan tarif spesifik, yakni tarif bea masuk ditentukan dari persentase harga barang. Berikut cara perhitungannya.

Contohnya, Anda memesan 100 buah sepeda dari sebuah pabrik dengan harga RMB 500 per unit. Sedangkan tarif import barang yang dikenakan adalah 27.5%, ongkos kirim Rp 25 jt, dan asuransi Rp 10 juta, dengan Nilai Dasar Perhitungan Bea Masuk (NDPBM) RMB 1 maka biaya yang harus dibayar adalah:

Bea masuk         = Tarif bea masuk (%) x Nilai pabean

                             = Tarif bea masuk (%) x (CIF x NDPBM)

                             = 27.5% x ((RMB 500 x 100)  + (Rp 25 jt + Rp 10)) x Rp 2120

                             = 27.5% x RMB 50.000 x 2120

                             = Rp 29.150.000

Setiap jenis barang memiliki tarif yang berbeda-beda, oleh karena itu sangat mungkin total bea masuk yang Anda bayar jadi lebih tinggi. Namun, berdasarkan perhitungan diatas total biaya yang harus dibayar adalah : Harga barang + bea masuk, atau sama dengan Rp 106.000.000 + Rp 29.150.000 = Rp 135.150.000.

Perhitungan tarif import di atas, itu belum termasuk pajak pertambahan nilai (PPn), bea masuk anti-dumping (BMAD), bea masuk imbalan (BMI), dan beberapa tarif lain yang mungkin dikenakan terhadap komoditas tertentu.

Cara Menghitung Ongkos Kirim Berdasarkan Kubikasi (CBM)

Semua tarif perhitungan barang import akan dihitung dengan standar kubikasi atau biasa disebut dengan CBM. Satu CBM sendiri sama dengan ukuran kotak 1m x 1m x 1m, dan berat maksimal barang adalah 600 Kg atau mungkin kurang, tergantung pada regulasi dan syarat pengangkutan dari maskapai dan kapal laut.

Misalkan, Anda membeli produk sepatu dari China berjumlah 2000 pasang, dan setelah proses pengemasan total ukuran cargo adalah 7 cbm dengan berat 2 ton. Sedangkan harga pengangkutan per CBM adalah USD 10 dan USD 10 per freight ton.

7 CBM x USD 10 = USD 70

2 Ton x USD 10  = USD 20

Setelah dikalkulasi, ternyata harga per CBM lebih tinggi dari harga per freight ton. Maka, harga yang akan ditagihkan adalah USD 70 untuk pengiriman 2000 pasang sepatu dari China.

Siap Jadi Importir Hebat?

Jadi, apakah Anda sudah siap untuk jadi seorang  importir? Walaupun terkesan sulit, namun faktanya keuntungan yang didapat dari bisnis impor sangatlah besar serta telah didukung dengan regulasi yang lebih ramah.

Yang penting ketahui segala regulasi termasuk pajak import yang menyertainya. Sekarang tinggal Anda yang menentukan mau menjadi importir atau tidak. Namun, Wilopo Cargo bisa dijadikan andalan jasa import barang dari China Anda. Wilopo Cargo memberikan Anda layanan terbaik dan menjamin semua barang yang dikirim dari China bias sampai dengan aman.

Wilopo Cargo juga memberikan kontrak yang jelas kepada semua pengguna untuk memastikan kerjasama bisa berjalan dengan baik. Biaya yang kami berikan sudah termasuk pajak barang import. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi website wilopocargo.com atau hubungi kami via WhatsApp yang tersedia di website.

Tips Sukses Bisnis Import dengan Lebih Mudah

tips sukses bisnis import

Menjadi sukses adalah impian bagi setiap orang. Salah satu cara untuk sukses yang belakangan ramai dilakukan adalah dengan berbisnis import barang dari China ke Indonesia. Bisnis import disukai karena potensi profit yang bisa didapat sangatlah besar dan bisnis ini bisa didirikan dengan modal yang terukur.

Selain potensi keuntungan yang menggiurkan, beragamnya produk yang bisa didapat dari China juga sangat memudahkan para importir untuk menjual barang yang unik. Itulah hal yang menggiurkan dari bisnis import.

Bisnis Import Tidak Menjamin Kesuksesan Instan

kapal kargo
Bisnis Import

Walaupun potensi untungnya menggiurkan, tetap saja yang namanya bisnis tidak menjamin sebuah kesuksesan instan. Dalam berbisnis dibutuhkan usaha yang keras agar jualan Anda bisa laku di pasaran.

Dalam kaitannya dengan bisnis impor, Anda mesti punya kemampuan dalam hal manajemen, stok opname, pemilihan produk, pemilihan supplier, dan lainnya yang menjadi faktor penunjang bisnis. Namun, untuk membantu Anda, Wilopo Cargo akan memberikan tips lengkap agar bisa lebih mudah menjalankan bisnis import.

Cara Menjadi Importir Sukses

forwarder china terbaik
Bisnis Import

1. Temukan Pasar yang Tepat

Sebelum mulai jualan, Anda mesti menemukan pasar yang ingin dituju lebih dulu. Maksudnya adalah Anda mesti menemukan target marketi yang tepat dengan produk yang ingin dijual. Usahakan untuk menemukan target pasar yang sifatnya unik agar persaingan yang didapat relatif kecil.

Tapi, perhatikan juga jumlah konsumennya, jangan sampai jualan Anda tidak memiliki peminat sama sekali dan hanya melihat faktor uniknya produk saja. Contoh: Anda ingin menjual produk rumah tangga ramah lingkungan. Pasar yang bisa diambil adalah untuk ibu rumah yang suka memasak dan anak-anak karena memang membutuhkan produk jenis ini.

2. Temukan Supplier yang Bagus

Dalam bisnis import, sangat penting bagi Anda untuk menemukan supplier yang bagus. Dengan mendapat supplier yang bagus dan dapat dipercaya, tentu akan membantu memberikan nilai lebih bagi usaha Anda.

Supplier yang bagus adalah supplier yang bisa memberikan solusi barang berkualitas, pengiriman tepat waktu, serta kooperatif jika suatu saat terjadi masalah dalam hal pengiriman. Mencari supplier dari China sendiri bukan perkara mudah, karena jarak yang jauh dan perbedaan waktu, kita akan sangat sulit dalam melakukan kontrol terhadap mereka.

Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa mencari supplier terbaik dengan memanfaatkan situs ecommerce seperti Taobao, 1688, atau Alibaba. Lihat fitur review untuk mengetahui kualitas supplier tersebut. Walau tidak sepenuhnya menjamin kualitas supplier, tapi itu bisa menjadi salah satu penilaian penting dalam memilih supplier terbaik.

3. Lakukan Tes Produk

Di awal menentukan produk, ada baiknya untuk tidak langsung mendatangkan produk dalam jumlah besar. Beli produk import yang ingin dijual dalam kuantitas kecil agar Anda bisa mengetes kualitasnya terlebih dahulu. Jangan sampai Anda membeli kucing dalam karung karena jika sampai salah membeli barang, kerugian akan menghampiri. Jika memang kualitasnya sudah terbukti, Anda bisa langsung order produknya dan mulai berdagang.

4. Kunci Market

Jika sudah yakin dengan kualitas produknya, langsung jual dengan segera. Salah satu tujuannya adalah untuk mengunci pasar yang sudah kita tentukan. Semakin cepat barang kita dijual, makin besar pasar yang bisa didapat dan makin kecil persaingan yang mungkin terjadi.

Intinya, jangan jadi pedagang yang mengikuti trend, tetapi jadilah pedagang yang menciptakan trend. Sebagai contoh, sebentar lagi kita akan menyambut natal dan tahun baru. Jika sudah mendapat barang yang berhubungan dengan kedua momen itu sejak dini, langsung jual dari sekarang untuk meminimalisir persaingan sejak awal.

5. Ikuti Perkembangan Zaman

Jadilah pedagang modern yang mau mengikuti perkembangan zaman. Seperti yang sudah diketahui, setiap waktu selalu terjadi perkembangan dalam setiap hal. Informasi tersebar dengan sangat cepat dan kita bisa mengetahuinya dengan mudah lewat berbagai platform. Sebagai seorang pedagang, Anda harus tahu berbagai trend informasi dengan segera.

Semakin dini seorang importir mendapatkan tren pasar, semakin besar pula potensi pasar yang bisa didapat. Tidak hanya dari segi konsumen, Anda juga bisa mendapat keuntungan lebih besar karena kuantitas barang yang disediakan di awal trend biasanya akan lebih tinggi.

6. Senantiasa Lakukan Evaluasi

Sebagai seorang importir, akan ada waktunya Anda salah dalam mengikuti trend. Ada berbagai faktor yang bisa menyebabkan itu. Salah satunya adalah ketidakcocokan trend yang terjadi dengan masyarakat di Indonesia. Faktor lainnya adalah, waktu yang terlalu cepat karena terkadang tidak semua trend bisa langsung diterima, tepi butuh waktu sebelum informasi trend ini tersebar.

Jika memang pernah mengalami hal ini, lakukan evaluasi secara mendalam agar tidak melakukan kesalahan yang sama lagi kedepannya. Harapannya, kemampuan analisa Anda bisa jadi semakin baik dan bisa memilih trend terbaik agar terhindar dari hal-hal yang bisa menyebabkan kerugian.

7. Gunakan Jasa Impor Terbaik

Hal terakhir yang harus diperhatikan adalah penggunaan jasa impor untuk mengirim barang dari China ke Indonesia. Gunakan jasa import yang tepercaya, karena dengan jasa import yang baik, maka usaha Anda bisa berjalan dengan lebih lancar.

Sabar dan Terus Belajar

Menjalankan bisnis import bisa dibilang tidak sulit, tapi memang butuh kesabaran dalam menjalankannya. Layaknya sebuah bisnis pada umumnya, dibutuhkan waktu yang tidak sebentar karena Anda mesti belajar menjalankan bisnis ini setiap harinya. Untuk membantu proses berjalannya bisnis import Anda, gunakan jasa import yang bisa dipercaya.

Wilopo Cargo siap membantu semua mitra dalam menjalankan bisnis import barang dari China ke Indonesia. Anda bisa menggunakan jasa import kami yang tepercaya. Bila bingung bertransaksi dengan supplier di China, Anda bisa menggunakan layanan jasa belanja Wilopo Cargo. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo jadi importir handal bersama kami.

Untuk Para Importir, Jangan Lakukan 10 Kesalahan Ini!

kesalahan importir dalam bisnis import

Dalam bisnis import, seorang importir dituntut untuk bisa selalu memiliki produk terupdate dengan modal sekecil-kecilnya. Hal ini diperlukan agar bisnis import mereka senantiasa memiliki pasar yang bagus dan punya nilai lebih di mata konsumennya. Dengan potensi keuntungan yang sangat menggiurkan, tentu akan sangat menarik jika seorang importir bisa menarik banyak konsumen ke tokonya.

Walaupun punya prospek keuntungan yang menarik, sayangnya banyak importir yang melakukan salah langkah dalam menjalankan bisnisnya. Akibatnya, bukannya dapat cuan berlimpah, malah kerugian yang didapat. Bukan hanya soal uang, tetapi juga kerugian waktu yang bisa diterima.

Agar Anda tidak melakukan kesalahan yang sama, berikut ini Wilopo Cargo berikan daftar kesalahan umum yang sebaiknya dihindari importir dalam menjalankan bisnis import barang dari China.

Kesalahan Importir

1. Terlalu Terfokus Pada Supplier dengan Harga Termurah

Bisa mendapat supplier dengan harga yang sangat murah memang menyenangkan. Sayangnya, harga murah belum tentu menjamin kualitas. Hal ini yang kadang tidak bergitu dipedulikan oleh para importir bahkan pebisnis lain pada umumnya. Mereka sering hanya terfokus pada keuntungan sebesar-besarnya tanpa memperhatikan kualitas barang yang didatangkan.

Di satu sisi, hanya fokus pada harga termurah bisa disebut sebagai berjudi dengan nama baik bisnis import Anda. Jika beruntung mendapat barang murah berkualitas baik, maka nama baik bisnis akan terjaga. Tapi jika yang terjadi adalah sebaliknya, nama bisnis Anda tentu akan jadi taruhannya.

Sebagai pebisnis import, tentu Anda tidak mau ingin dicap sebagai penjual barang berkualitas rendah. Ingat, konsumen makin hari semakin sadar kalau harga barang tidak menjamin kualitas. Mereka cenderung mencari harga yang lebih masuk akal dengan berharap bisa mendapat kualitas baik dengan pelayanan yang prima.

2. Hanya Mengejar Trend yang Cepat Hilang

Beberapa tahun lalu, ada sebuah trend yang tiba-tiba muncul di Indonesia. Yaitu ramainya pembelian fidget spinner yang sudah bagaikan kacang goreng. Mulai dari anak-anak sampai orang tua seakan terhipnotis dengan mainan simple yang konon katanya bisa menghilangkan stres ini.

Namun, apa fenomena itu bertahan sampai sekarang? Sama sekali tidak. Trend itu hanya terjadi selama beberapa bulan dan setelah itu menghilang begitu saja. Ketika trend itu hilang, ada begitu banyak importir yang mengalami rugi karena telat mengambil momentum ataupun gagal mendapat pasar karena ketatnya persaingan.

Stok fidget spinner mereka menumpuk dan akhirnya terpaksa dijual murah untuk menutupi kerugian. Menjalankan bisnis import dengan memanfaatkan trend memang tidak salah. Namun, harus melalui riset dan pertimbangan matang agar tetap bisa mengambil momentum trend itu.

3. Salah Pilih Supplier

Salah satu hal terpenting dalam menjalani bisnis import adalah mencari supplier yang tepat. Karena begitu pentingnya peran mereka, Anda para importir mesti berhati-hati memilih mereka. Jangan sampai mendapatkan supplier yang buruk karena kualitas mereka akan sangat menentukan jalannya bisnis Anda.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya adalah dengan memastikan validitas supplier dengan mencari informasi kontak mereka. Cara lainnya adalah dengan mengetahui level mereka di situs ecommerce China. Cari juga review dari supplier itu kepada konsumen mereka.

4. Terlalu Percaya Pada Supplier

Jangan memberikan semua kepercayaan kepada supplier. Anda para importir harus tetap melakukan kontrol kepada supplier agar kualitas bisnis import tidak terganggu ketika mereka melakukan kesalahan. Selain itu, jangan lakukan kerjasama pribadi tanpa adanya surat perjanjian yang jelas.

Sebagai contoh, Anda memiliki supplier di salah satu ecommerce China yang sudah bekerjasama dalam waktu tertentu dan hasilnya baik. Tapi ketika Anda melakukan kerjasama langsung, ternyata mereka sering melanggar perjanjian karena menganggap tidak ada pihak ketiga yang mengawasi mereka.

Usahakan jangan hanya mengandalkan satu supplier, cari juga supplier lain dengan kemampuan sama agar Anda bisa pinya opsi lain ketika supplier utama tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

5. Tidak Bisa Bernegosiasi

Hal ini penting bagi seorang importir yang memutuskan untuk tidak mencari supplier di situs ecommerce China. Di mana Anda langsung memesan dari pihak produsen untuk bisa mendapat barang yang diinginkan.

Sayangnya, cara ini juga punya risiko tersendiri. Karena Anda mesti bernegosiasi dengan pihak supplier. Masalah bisa terjadi jika Anda tidak bisa bernegosiasi dengan mereka. Akibatnya, bukannya dapat harga termurah, malah jadi mahal karena negosiasi gagal ini.

6. Tidak Memperhatikan Hari Besar di China

Pada periode tertentu, semua perusahaan dan pabrik-pabrik yang ada di China akan tutup. Kenapa begitu? Karena di China akan ada perayaan penting seperti Tahun Baru China yang akan membuat banyak supplier tutup. Jika Anda memesan pada periode itu, para supplier kemungkinan besar akan mengabaikannya.

Karena itu, diperlukan perhatian yang besar terhadap hal seperti ini. Lakukan perencanaan sejak jauh-jauh hari sebelum masa libur tersebut. Jika melakukan ini, Anda sudah memiliki stok cukup ketika hari penting ini datang. Di samping itu, Anda juga lebih siap menyambut periode liburan untuk mencari konsumen.

7. Langsung Memesan dalam Partai Besar

Jika pernah mendengar pernyataan “Coba Aja Dulu”, itu cukup berhubungan dengan model kesalahan yang satu ini. Tapi, coba dulunya tidak secara asal-asalan. Salah satunya dengan langsung memesan dalam partai besar tanpa melakukan percobaan dulu untuk sampel dalam jumlah kecil.

Sampel inilah yang akan dijadikan sebagai bahan penilaian seorang importir dalam mengukur kualitas produk serta pelayanan dari supplier tersebut. Padahal membeli langsung dalam jumlah besar tanpa percobaan itu ibarat sebuah perjudian besar. Jika kualitasnya bagus, maka bisnis import Anda akan untung. Sebaliknya, jika kualitas yang didapatkan buruk, kerugian besarlah yang akan diterima.

8. Tidak Melakukan Pengecekan Kualitas

Dalam sebuah bisnis, ada dua aspek penting yang selalu menjadi penilaian dari para customer. Pertama adalah harga, kedua adalah kualitas. Kualitas sendiri bisa berhubungan dengan pelayanan dan produk.

Kalau bicara tentang produk, tentunya semua pelanggan ingin mendapatkan barang kualitas terbaik. Untuk menjamin kualitas ini, diperlukan quality control yang baik agar kualitas produk yang disediakan senantiasa selalu dalam kondisi terbaik.

Jangan sampai karena kurangnya pengawasan, Anda malah mengirim barang yang rusak kepada pelanggan. Kalau sudah begini, ujung-ujungnya adalah nama baik dari bisnis import Anda yang dipertaruhkan.

9. Tidak Punya Ciri Khas

Maksudnya adalah Anda tidak punya pakem yang jelas terhadap barang-barang yang ingin dijual. Ada kalanya, ketika ingin menjalankan usaha, Anda mesti memiliki fokus terhadap satu jenis produk. Sebagai contoh, Anda ingin menjual produk rumah tangga, maka fokuslah terhadap produk-produk itu.

Menyasar pasar yang besar memang lumrah dilakukan oleh setiap pengusaha. Tapi, bukan berarti Anda bisa masuk ke berbagai jenis pasar atau jenis produk secara asal-asalan. Jangan sampai Anda bingung mengatur bisnis import sendiri karena kesalahan ini.

10. Merasa Besar

Ketika bisnis sudah besar, jangan sekali-sekali merasa tinggi dengan hanya mau menerima pesanan dalam jumlah besar atau hanya mau bekerjasama dengan konsumen besar. Seperti kita ketahui, rezeki bisa datang dari mana saja. Jangan pilih-pilih konsumen hanya berdasarkan kecil dan besarnya mereka.

Itu baru soal konsumen, belum dalam hal mencari supplier. Jangan hanya terfokus pada supplier yang punya nama besar. Ingat, penilaian terhadap supplier bukanlah berdasarkan nama, tapi berdasarkan kualitas pelayanan yang akan diberikan.

Jangan Lakukan Kesalahan-Kesalahan di Atas

Menjadi seorang importir sukses memang butuh perjuangan. Terkadang kita bisa melakukan kesalahan-kesalahan tertentu yang bisa membuat bisnis import terguncang. Tapi, jadikan itu sebagai sebuah pembelajaran agar bisnis bisa terus diperbaiki dan berkembang sebagaimana keinginan Anda.

Untuk membantu bisnis import Anda semakin berkembang. Wilopo Cargo siap membantu semua mitra dalam menjalankan bisnis import barang dari China ke Indonesia. Kami menyediakan layanan Jasa Import dan Jasa Belanja yang bisa dimanfaatkan oleh Anda yang ingin berbisnis import secara mudah dan murah.

Apa Itu Importir? Pengertian dan Jenis-Jenisnya

forwarder china terbaik

Pernahkah Anda memperhitungkan kalau menjadi importir adalah bisnis yang menguntungkan? Rata-rata pasti akan menganggap bisnis importir akan menguntungkan. Tapi yang namanya bisnis kalau tidak memberikan untung pasti namanya bukan bisnis bukan? Selain itu, apakah Anda tahu apa itu importir?

Walaupun sudah tahu akan menguntungkan, kenapa banyak orang yang tidak tertarik untuk menjadi seorang importir? Jawabannya adalah banyak orang yang menganggap bisnis import seperti import barang dari china pasti memerlukan modal yang besar. Tapi sebenarnya tidak seperti itu juga, walau modal yang diperlukan nyatanya masih tetap tidak bisa tersentuh bagi sebagian orang.

Lalu, sebenarnya apa itu importir? Apakah menjadi importir itu semata-mata hanya mendatangkan barang dari luar negeri ke indonesia saja? Bagaimana cara kerja dari bisnis menguntungkan ini? Yuk kita jawab di artikel berikut.

Apa Itu importir

Pengertian Importir

Apa itu importir? Importir merupakan orang atau badan yang ada di suatu negara yang melakukan aktivitas perdagangan, di mana mereka mendatangkan barang dari luar negeri ke negara asal. Barang-barang yang dibeli oleh para importir umumnya berupa barang siap pakai ataupun bahan baku yang nantinya dipergunakan guna menghasilkan barang lain.

Pengertian importir sendiri berbeda dengan import, karena import ialah aktivitas yang dikerjakan oleh para importir. Di Indonesia, bisnis import sendiri sedang berkembang dengan cukup pesat. Salah satunya karena perkembangan pesat yang terjadi di banyak perusahaan-perusahaan ecommerce Tanah Air.

Tidak hanya dari sisi perusahaan ecommerce-nya, di masyarakat juga terjadi perubahan besar dalam hal berbelanja. Di mana sekarang makin banyak orang yang percaya untuk membeli barang secara online. Bayangkan dengan jumlah penduduk di Indonesia yang sangat banyak, tentu masih ada banyak pasar baru yang masih terbuka dan potensi pembeli yang luar biasa besar.

Inilah kenapa bisnis menjadi importir adalah salah satu bisnis paling menarik saat ini. Sekarang, tinggal Anda yang menentukan barang apa yang ingin didatangkan ke Indonesia dan jasa cargo import mana yang akan dipilih.

Jenis-Jenis Importir

Jasa Import China ke Indonesia

1. Importir Umum

Apa itu importir umum? Importir ini ialah jenis importir yang membeli barang non limbah dan tidak diatur dalam tata niaga import. Di Indonesia sendiri, jenis importir ini bisa dibilang sangat banyak dan dijalankan oleh suatu badan usaha seperti Perseroan Terbatas (PT).

Untuk barang yang didatangkan juga sangat banyak jenisnya, seperti mobil yang tidak diproduksi di Indonesia, rempah-rempah, makanan pokok,  produk pertanian, serta barang-barang komoditi lain yang mungkin bisa laku di Indonesia.

2. Importir Produsen

Importir produsen yaitu importir jenis lain yang mendatangkan barang untuk keperluan sendiri. Biasanya importir ini merupakan suatu perusahaan yang membutuhkan suatu barang yang akan digunakan dalam proses produksi. Berbeda dengan importir umum, kegiatan importir produsen cenderung terbatas serta diatur dalam aturan di Kementerian Perdagangan.

Importir produsen memiliki dua buah jenis yakni IP (importir produsen) dan IT (Importir Terdaftar).  Contoh barang-barang yang didatangkan oleh importir produsen antara lain Gula, beras, garam, dan sebagainya.

3. Import Merchant

Import Merchant ialah jenis import yang dijalankan oleh suatu badan usaha yang menjalankan kegiatan impor bersifat khusus dan mendapat izin dari pemerintah dengan Tanda Pengenal pengakuan Impor (TAPPI). Barang yang didatangkan sendiri hanya terbatas pada yang disebutkan dalam izin tersebut. Serta tidak diperbolehkan mendatangkan barang-barang selain dari yang sudah disebutkan di sana.

4. Importir Terbatas

Pernah mendengar apa itu importir terbatas? Importir jenis ini adalah jenis importir berupa perusahaan yang sudah mendapat izin untuk mengimpor suatu barang berupa bahan baku untuk keperluan perusahaan itu sendiri. Barang-barang yang didatangkan pun tidak sembarangan, umumnya berupa bahan kimia, mesin, serta  barang lain yang sifatnya tidak untuk diperjualbelikan dan hanya digunakan oleh perusahaan itu sendiri.

Selain itu, perusahaan yang menjalankan bisnis ini umumnyanya merupakan perusahaan milik negara yang menjalankan fungsi pengembangan, penelitian, dan berbagai aktivitas  lain sesuai dengan kebutuhan negara.

5. Sole Agent Importer

Sole Agent Importer adalah jenis importir berupa perusahaan asing yang bekerjasama dengan perusahaan di Indonesia untuk menjual hasil produksinya di sini. Tidak hanya melakukan kerjasama penjualan, perusahaan Indonesia yang ditunjuk itu juga diangkat sebagai kantor perwakilannya dan umumnya berhak menjadi agen tunggal perusahaan asing tersebut.

5. Importir Produsen Limbah B3

Jenis importir ini merupakan suatu perusahaan yang mendapat izin dari pemerintah untuk melakukan kegiatan import limbah B3. Limbah B3 sendiri biasanya diimpor sebagai salah satu barang yang dibutuhkan dalam kegiatan produksi dan bersifat berbahaya serta membutuhkan penangan khusus.

6. Importir Perorangan

Apa itu importir perorangan? Sesuai namanya, importir perorangan adalah jenis importir yang mendatangkan suatu barang dari luar negeri dengan menggunakan platform marketplace yang ada di luar negeri. Salah satu contohnya adalah import barang dari China melalui situs seperti Alibaba, Taobao, ataupun 1688. Jenis importir inilah yang banyak dijalankan oleh masyarakat di Indonesia.

Perhatikan Peraturan Import yang Berlaku

Itulah penjelasan mengenai apa itu importir. Memang, bisnis import adalah bisnis yang memiliki potensi keuntungan yang sangat menarik. Namun, dalam menjalankanya Anda harus memperhatikan sejumlah hal yang mungkin akan menentukan kelancaran usaha Anda. Salah satunya adalah masalah aturan yang berlaku di Indonesia mengenai import itu sendiri.

Pemerintah sendiri juga telah membuat aturan tentang barang apa saja yang diizinkan dan tidak boleh masuk ke Indonesia. Selain itu, dalam Undang-Undang No 7. Tahun 2015, importir bertanggung jawab sepenuhnya terhadap barang yang diimpor. Sementara importir yang tidak bertanggung jawab akan dikenakan sanksi administratif berupa pencabutan perizinan, persetujuan, pengakuan, dan penetapan di bidang Perdagangan.

Jika ingin menjalani bisnis import dengan lebih mudah, Anda bisa menggunakan jasa Wilopo Cargo. Anda bisa menggunakan layanan jasa import atau jasa belanja yang akan sangat bermanfaat dalam menjalankan bisnis import. Jadi tunggu apa lagi? Mulai langkah jadi importir mulai dari sekarang.

Import Barang dari China ke Indonesia, Ini Cara Lengkapnya

jasa import china

Salah satu jenis bisnis yang belakangan semakin diminati adalah import barang dari China. Tidak bisa dipungkiri, semakin terbukanya pasar usaha di Indonesia, ikut memunculkan banyak model bisnis baru yang menawarkan keuntungan menarik. Hal ini membuat banyak pebisnis di Tanah Air semakin mudah dalam mencari barang dagangan atau bahan baku dari banyak negara.

Salah satu negara sasaran para pengimport ini adalah China atau Tiongkok. Negara ini memang terkenal sebagai “surga” bagi para pengimport yang ingin mencari barang dengan harga termurah dan berkualitas baik. Kemudian barang tersebut bisa dijual lagi di Indonesia dengan cuan yang besar.

Import Barang Dari China di Masa Kini

Import Barang dari China ke Indonesia

Semakin pesatnya bisnis import barang dari China juga banyak dipengaruhi oleh kemajuan teknologi di masa sekarang. Di mana, pengimport sekarang sudah semakin mudah melakukan pemesanan barang dari sana. Mungkin, dulunya cara import barang dari China yang dilakukan para pengimport harus memanfaatkan jasa makelar atau bahkan datang langsung ke China untuk membeli barang.

Tapi sekarang, sudah ada berbagai ecommerce yang menyediakan banyak barang dan siap dibelli serta dikirim ke Indonesia dengan proses yang mudah dan cepat. Atau ada juga beberapa ecommerce di Indonesia yang menawarkan jasa pembelian barang langsung dari China. Tapi, apakah hanya terbatas hanya melalui ecommerce saja? Tentu saja tidak. Masih ada beberapa cara lain yang sudah tentu bisa dilakukan untuk import barang dari China ke Indonesia. Apa saja caranya? Berikut ini diantaranya

Cara Import Barang Dari China ke Indonesia

Import Barang China ke Indonesia

1. Menggunakan Ecommerce

Maksudnya adalah dengan berbelanja langsung dengan situs ecommerce yang berasal dari China. Sebenarnya ada cara ini cukup lumrah dilakukan, karena pastinya dengan menggunakan layanan ecommerce, kita akan lebih mudah mencari barang-barang yang akan dibeli. Selain lebih mudah, dari segi kuantitas tentu lebih fleksibel, karena kita bisa berbelanja secara eceran ataupun grosir. Lalu, situs ecommerce apa saja yang bisa dikunjungi jika ingin import barang dari China?

2. Aliexpress

Jika ingin tahu cara import barang dari China melalui ecommerce yang pertama adalah dengan mengunjungi Aliexpress. Di sini Anda bisa berbelanja secara eceran maupun grosir, namun para penjual di Aliexpress merupakan individu, bukan perusahaan besar. Jadi, mungkin bagi bisnis yang ingin import barang dalam jumlah besar, akan sedikit sulit.

3. Alibaba

Cara import barang dari China berikutnya adalah dengan menggunakan Alibaba. Perusahaan ini sendiri merupakan induk dari Aliexpress. Dengan perkembangan yang pesat, Alibaba sudah sangat terkenal di seluruh dunia dan punya layanan belanja yang sangat lengkap.

4. 1688

Satu lagi situs ecommerce yang merupakan anak perusahaan dari alibaba. 1688 menyediakan berbagai produk import berkualitas asal China yang bisa dipilih dengan mudah. Kekurangan dari 1688 adalah full menggunakan bahasa mandarin. Namun, untuk memudahkan penggunanya, 1688 juga menyediakan fasilitas translate.

5. Taobao

Taobao merupakan salah satu marketplace terbesar di China. Sama seperti pesaingnya, di Taobao juga ada beragam barang dengan harga terjangkau yang bisa dipilih. Tinggal Anda memilih situs mana yang menjadi pilihan untuk berbelanja di dalamnya.

  • Cargo Laut

Import barang dari China dengan memanfaatkan cargo laut sangat umum dilakukan oleh para importir. Setelah berbelanja, seorang importir barang dari China akan memilih cara proses pengiriman yang ingin dilakukannya. Jasa cargo laut umumnya dipilih jika si importir melakukan pengiriman barang dalam jumlah besar.

Di mana dalam pelayanannya, jasa cargo laut akan membagi layanannya dalam dua bentuk yaitu LCL (Less Cargo Load) atau FCL (Full Cargo Load). Jika memilih LCL, Anda harus berbagi kontainer dengan importir lainnya, tapi harga kirimnya tentu akan lebih murah. Tentu ini akan sangat cocok bagi Anda yang cenderung mengimport barang dalam jumlah kecil.

Sementara jika memilih FCL, keunggulannya adalah Anda akan mendapat kapasitas pengiriman yang jauh lebih besar. Di mana, Anda akan mendapat jatah satu kontainer penuh hanya untuk pengiriman Anda sendiri. FCL sendiri cocok digunakan bagi importir yang sering mengirim barang dalam jumlah besar, karena 1 kontainer bisa memuat barang hingga 70 CBM lebih. Dari sisi keamanan, tentu akan lebih baik karena tidak harus berbagi kontainer dengan orang lain.

  • Cargo Udara

Jika ingin mengirim barang import dari China dengan waktu yang lebih cepat, jasa cargo udara adalah solusinya. Di mana, jika umumnya pengiriman cargo laut membutuhkan waktu 21 hari sampai barang tiba di tujuan. Cargo udara hanya membutuhkan waktu 14 hari saja. Lumayan cepat bukan?

Kekurangan dari cara import barang dari China ini adalah dari sisi daya angkut. Karena umumnya cargo udara hanya melayani jenis pengiriman LCL saja, mengingat kapasitas angkut pesawat yang jauh lebih sedikit dibandin kapal cargo.

Cara Mana yang Anda Pilih?

Itulah beberapa cara import barang dari China untuk  Anda yang sudah menjalankan bisnis import atau baru akan mulai bisnis ini. Sekarang tinggal Anda yang memutuskan, namun yang harus diperhatikan adalah dalam hal pengiriman cargo. Karena, jika sampai salah memilih jasa cargo, bisnis Anda yang menjadi taruhannya.

Jika ingin memilih jasa cargo import barang China terbaik, Wilopo Cargo adalah pilihan terbaik. Wilopo Cargo memberikan layanan pengiriman barang dari China ke Indonesia  secara LCL Laut dan Udara serta FCL laut. Barang-barang yang dikirim lewat Wilopo Cargo bisa di track menggunakan layanan live tracking. Bagi Anda yang baru ingin memulai bisnis import barang dari China, Wilopo Cargo juga menyediakan layanan kelas online yang tentunya akan memberikan banyak ilmu berharga ketika akan