Cara Menghitung Kubikasi Agar Import Makin Mudah

Cara Menghitung Kubikasi

Sebagai seorang importir, pernahkan Anda mencari tahu cara menghitung kubikasi pengiriman barang sendiri? Dalam bisnis ekspedisi seperti jasa impor barang dari China ke Indonesia, sudah pasti akan sering menggunakan istilah kubikasi dalam perhitungan biayanya.

Sayangnya, masih banyak pengguna jasa cargo yang menganggap kalau pengiriman barang akan diperhitungkan dari berat barang kiriman saja. Padahal, perhitungannya lebih dari itu, di mana di dunia ekspedisi, masalah kubikasi adalah salah satu hal terpenting yang mesti dihitung.

Namun, pernahkan Anda mencari tahu secara lengkap cara menghitung kubikasi ini? Kalau belum mengetahuinya, yuk simak artikel kali ini yang membahas cara menghitung kubikasi barang impor secara rinci.

Apa Itu Kubikasi?

kontainer
kontainer

Kubikasi adalah metode khusus yang biasanya dipakai oleh jasa ekspedisi untuk menghitung volume kargo. Cara menghitung kubikasi sendiri sangat penting untuk diketahui oleh perusahaan cargo dan pengguna (shipper) untuk menghitung biaya pengiriman yang akan dikenakan.

Khusus bagi importir, pengetahuan cara menghitung kubikasi dan volume pengiriman sendiri dibutuhkan dalam perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP). Dengan mengetahui biaya kirim secara lengkap beserta biaya modal lain, tentu setiap pengguna jasa import bisa memperkirakan keuntungan yang bisa ia dapat dengan pasaran yang ada.

Kubikasi dalam Import

perhitungan kubikasi
perhitungan kubikasi

Sebenarnya, di dunia logistik ada beberapa metode perhitungan biaya kirim. Tentu yang paling umum adalah menghitung biaya pengiriman berdasarkan satuan gram atau kilogram. Namun ada juga pengiriman barang yang biayanya dihitung dengan menggunakan kubikasi. Cara ini digunakan karena terkadang ada barang yang bobotnya ringan tetapi punya ukuran besar.

Perhitungan dengan metode kubikasi juga dipakai untuk mengirim barang impor dari luar negeri yang jaraknya jauh, terutama dalam jumlah banyak. Khusus untuk pengiriman jenis ini, banyak orang menggunakan pengiriman dengan metode LCL (Less Container Load). Biaya pengiriman LCL dihitung secara CBM atau freight ton.

CBM atau Cubic Meter sendiri merupakan suatu jenis satuan yang biasa digunakan perusahaan cargo untuk menghitung volume barang kiriman. Sedangkan metric ton ialah suatu pengukuran berat kargo, yang bila dirinci 1 MT setara 1000 kg. Penghitungan biaya pengiriman dengan metode CBM juga disebut sebagai w/m atau weight measurement untuk menentukan apakah pengiriman cargo dihitung memakai satuan berat atau volumenya.

Lalu, bagaimana cara menghitung kubikasi CBM? Akan kita bahas di bawah ini.

Menghitung Kubikasi Cargo

cara menghitung kubikasi
Cara Menghitung Kubikasi

Cara menghitung kubikasi cargo sendiri sangat mudah. Cukup dengan mengalikan panjang x lebar x tinggi  barang kiriman. Misalnya, Anda mengirim barang dengan ukuran 5 x 3 x 2, maka kubikasnya 30 CBM.

Setelah mendapatkan hasilnya, perusahaan cargo akan langsung menyesuaikan biaya pengiriman dengan tipe pengiriman yang dipilih user, yaitu LCL laut, FCL laut, atau LCL udara. Masing-masing dari tipe pengiriman itu mempunyai biaya kiriman yang berbeda-beda.

Perhitungan Cargo Laut

kapal kargo
Kargo Laut

Untuk informasi, berat volume tidak sama dengan berat barang yang sebenarnya. Contohnya, Anda akan mengirim barang yang punya berat asli 55 kg dengan dimensi 60 x 60 x 60 cm3. Untuk satuan kargo laut adalah 4.000. Maka kalau dihitung, berat volume barang tersebut adalah (60 x 60 x 60)/4.000 = 54 kg volume.

Dengan begitu, berat asli barang di atas berat volume, tetapi yang digunakan untuk perhitungan ongkosnya adalah berat volume. Sedangkan untuk menghitung CBM menggunakan satuan 1.000.000. Contohnya, Anda mengirim barang berukuran 200 x 100 x 100 cm3 maka perhitungan kubikasinya adalah (200 x 100 x 100)/1.000.000 = 2 M3.

Perhitungan Kargo Udara

Pesawat Kargo
Pesawat Kargo

Jika ingin menghitung perkiraan pengiriman menggunakan kargo udara, ukuran kubikasi biasanya hanya dipakai jika barang kiriman memiliki ukuran dan jumlah yang besar. Untuk satuan yang digunakan dalam perhitungannya sendiri berbeda dengan pengiriman laut.

Di samping itu, secara biaya, harga layanan kargo udara juga lebih mahal. Meskipun begitu, waktu pengiriman akan jadi lebih cepat dibandingkan cargo laut. Untuk menghitung volume kargo udara, satuannya ialah 6.000. Contohnya, Anda mengirim barang berukuran 90 x 90 x 90 cm3 dan berat asli 150 kg maka berat volumenya adalah (90 x 90 x 90)/6.000 = 121,5 kg volume. Perhitungan ini akan dipakai untuk perhitungan biaya kirim walaupun berat asli barang jauh di atas itu.

Gunakan Jasa Cargo impor yang Tepercaya

Nah, sekarang sudah tahu kan cara menghitung kubikasi untuk memperkirakan biaya kirim barang Anda. Jika ingin impor barang dari China, perhitungan ini sangat penting untuk diketahui agar Anda bisa mengetahui biaya HPP sejak awal sebelum barang dikirim.

Namun, satu hal yang pasti, sejauh apapun Anda menghitung cara menghitung kubikasi dan perhitungan modal bisnis. Akan tidak berguna jika sampai salah memilih jasa impor. Dalam hal ini, Wilopo Cargo memberikan layanan cargo impor barang dari China ke Indonesia dengan mudah dan cepat.

Selain jasa impor, Wilopo Cargo juga memiliki sejumlah layanan lain seperti jasa belanja yang cocok digunakan oleh importir pemula yang kesulitan dalam memesan barang dari supplier di China. Jadi, ayo jadi importir handal bersama Wilopo Cargo!

Import Barang dari China ke Indonesia, Ini Cara Lengkapnya

jasa import china

Salah satu jenis bisnis yang belakangan semakin diminati adalah import barang dari China. Tidak bisa dipungkiri, semakin terbukanya pasar usaha di Indonesia, ikut memunculkan banyak model bisnis baru yang menawarkan keuntungan menarik. Hal ini membuat banyak pebisnis di Tanah Air semakin mudah dalam mencari barang dagangan atau bahan baku dari banyak negara.

Salah satu negara sasaran para pengimport ini adalah China atau Tiongkok. Negara ini memang terkenal sebagai “surga” bagi para pengimport yang ingin mencari barang dengan harga termurah dan berkualitas baik. Kemudian barang tersebut bisa dijual lagi di Indonesia dengan cuan yang besar.

Import Barang Dari China di Masa Kini

Import Barang dari China ke Indonesia

Semakin pesatnya bisnis import barang dari China juga banyak dipengaruhi oleh kemajuan teknologi di masa sekarang. Di mana, pengimport sekarang sudah semakin mudah melakukan pemesanan barang dari sana. Mungkin, dulunya cara import barang dari China yang dilakukan para pengimport harus memanfaatkan jasa makelar atau bahkan datang langsung ke China untuk membeli barang.

Tapi sekarang, sudah ada berbagai ecommerce yang menyediakan banyak barang dan siap dibelli serta dikirim ke Indonesia dengan proses yang mudah dan cepat. Atau ada juga beberapa ecommerce di Indonesia yang menawarkan jasa pembelian barang langsung dari China. Tapi, apakah hanya terbatas hanya melalui ecommerce saja? Tentu saja tidak. Masih ada beberapa cara lain yang sudah tentu bisa dilakukan untuk import barang dari China ke Indonesia. Apa saja caranya? Berikut ini diantaranya

Cara Import Barang Dari China ke Indonesia

Import Barang China ke Indonesia

1. Menggunakan Ecommerce

Maksudnya adalah dengan berbelanja langsung dengan situs ecommerce yang berasal dari China. Sebenarnya ada cara ini cukup lumrah dilakukan, karena pastinya dengan menggunakan layanan ecommerce, kita akan lebih mudah mencari barang-barang yang akan dibeli. Selain lebih mudah, dari segi kuantitas tentu lebih fleksibel, karena kita bisa berbelanja secara eceran ataupun grosir. Lalu, situs ecommerce apa saja yang bisa dikunjungi jika ingin import barang dari China?

2. Aliexpress

Jika ingin tahu cara import barang dari China melalui ecommerce yang pertama adalah dengan mengunjungi Aliexpress. Di sini Anda bisa berbelanja secara eceran maupun grosir, namun para penjual di Aliexpress merupakan individu, bukan perusahaan besar. Jadi, mungkin bagi bisnis yang ingin import barang dalam jumlah besar, akan sedikit sulit.

3. Alibaba

Cara import barang dari China berikutnya adalah dengan menggunakan Alibaba. Perusahaan ini sendiri merupakan induk dari Aliexpress. Dengan perkembangan yang pesat, Alibaba sudah sangat terkenal di seluruh dunia dan punya layanan belanja yang sangat lengkap.

4. 1688

Satu lagi situs ecommerce yang merupakan anak perusahaan dari alibaba. 1688 menyediakan berbagai produk import berkualitas asal China yang bisa dipilih dengan mudah. Kekurangan dari 1688 adalah full menggunakan bahasa mandarin. Namun, untuk memudahkan penggunanya, 1688 juga menyediakan fasilitas translate.

5. Taobao

Taobao merupakan salah satu marketplace terbesar di China. Sama seperti pesaingnya, di Taobao juga ada beragam barang dengan harga terjangkau yang bisa dipilih. Tinggal Anda memilih situs mana yang menjadi pilihan untuk berbelanja di dalamnya.

  • Cargo Laut

Import barang dari China dengan memanfaatkan cargo laut sangat umum dilakukan oleh para importir. Setelah berbelanja, seorang importir barang dari China akan memilih cara proses pengiriman yang ingin dilakukannya. Jasa cargo laut umumnya dipilih jika si importir melakukan pengiriman barang dalam jumlah besar.

Di mana dalam pelayanannya, jasa cargo laut akan membagi layanannya dalam dua bentuk yaitu LCL (Less Cargo Load) atau FCL (Full Cargo Load). Jika memilih LCL, Anda harus berbagi kontainer dengan importir lainnya, tapi harga kirimnya tentu akan lebih murah. Tentu ini akan sangat cocok bagi Anda yang cenderung mengimport barang dalam jumlah kecil.

Sementara jika memilih FCL, keunggulannya adalah Anda akan mendapat kapasitas pengiriman yang jauh lebih besar. Di mana, Anda akan mendapat jatah satu kontainer penuh hanya untuk pengiriman Anda sendiri. FCL sendiri cocok digunakan bagi importir yang sering mengirim barang dalam jumlah besar, karena 1 kontainer bisa memuat barang hingga 70 CBM lebih. Dari sisi keamanan, tentu akan lebih baik karena tidak harus berbagi kontainer dengan orang lain.

  • Cargo Udara

Jika ingin mengirim barang import dari China dengan waktu yang lebih cepat, jasa cargo udara adalah solusinya. Di mana, jika umumnya pengiriman cargo laut membutuhkan waktu 21 hari sampai barang tiba di tujuan. Cargo udara hanya membutuhkan waktu 14 hari saja. Lumayan cepat bukan?

Kekurangan dari cara import barang dari China ini adalah dari sisi daya angkut. Karena umumnya cargo udara hanya melayani jenis pengiriman LCL saja, mengingat kapasitas angkut pesawat yang jauh lebih sedikit dibandin kapal cargo.

Cara Mana yang Anda Pilih?

Itulah beberapa cara import barang dari China untuk  Anda yang sudah menjalankan bisnis import atau baru akan mulai bisnis ini. Sekarang tinggal Anda yang memutuskan, namun yang harus diperhatikan adalah dalam hal pengiriman cargo. Karena, jika sampai salah memilih jasa cargo, bisnis Anda yang menjadi taruhannya.

Jika ingin memilih jasa cargo import barang China terbaik, Wilopo Cargo adalah pilihan terbaik. Wilopo Cargo memberikan layanan pengiriman barang dari China ke Indonesia  secara LCL Laut dan Udara serta FCL laut. Barang-barang yang dikirim lewat Wilopo Cargo bisa di track menggunakan layanan live tracking. Bagi Anda yang baru ingin memulai bisnis import barang dari China, Wilopo Cargo juga menyediakan layanan kelas online yang tentunya akan memberikan banyak ilmu berharga ketika akan