Bisnis Baju Import? Cek Aturan Baru Bea Masuknya

Baju Import

Dalam bisnis import barang dari China ke Indonesia, ada bermacam barang yang bisa didatangkan dari negeri Tirai Bambu dan tentunya punya potensi untung yang luar biasa. Salah satu produk import yang ramai dibeli adalah pakaian import atau baju import.

Tingginya pembelian baju import dari China disebabkan karena pasar fashion di Indonesia selalu tinggi dan lumayan stabil, belum lagi cuan yang bisa didapatkan. Selain itu, selalu ada momen hari besar yang bisa membuat jualan baju impor bakal laku keras. Seperti di hari lebaran, natal serta akhir tahun, hingga tahun baru China.

Namun, bagi Anda yang merupakan berbisnis baju import, tampaknya harus berhati-hati dengan aturan baru dari pemerintah yang mengatur import produk pakaian. Di mana, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati baru-baru ini resmi mengesahkan aturan bea masuk tambahan untuk impor produk pakaian dan aksesorisnya selama tiga tahun ke depan.

Seperti apa detail aturan baru mengenai bea masuk tambahan untuk import produk pakaian atau baju import ini? Berikut kami bahas di sini.

Detail Aturan Nomor 142/PMK.010/2021

Bea Masuk Baju Import

Peraturan mengenai bea masuk tambahan untuk impor produk pakaian ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 142 tahun 2021 tentang pengenaan BMTP terhadap produk impor pakaian dan aksesoris pakaian. Aturan ini sendiri sudah berlaku dari tanggal 12 November 2021.

Mengutip dari website kemenkeu.go.id, disebutkan kalau kebijakan ini ialah sebagai tindakan pengamanan (safeguard) alias Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP). Untuk detail pengenaan bea masuknya, bisa dilihat pada tabel di bawah ini.

No.TarifBesaran Tarif Bea Masuk Tindakan Pengamanan
Tahun ITahun IITahun III
1.6101.20.0063.00059.85056.858
2.6101.30.0063.00059.85056.858
3.6101.90.0063.00059.85056.858
4.6102.20.0063.00059.85056.858
5.6102.30.0063.00059.85056.858
6.6102.90.0063.00059.85056.858
7.6103.10.0059.40056.43053.609
8.6103.22.0059.40056.43053.609
9.6103.23.0059.40056.43053.609
10.6103.29.0059.40056.43053.609
11.6103.32.0063.00059.85056.858
12.6103.33.0063.00059.85056.858
13.6103.39.9063.00059.85056.858
14.6103.42.0058.50055.57552.796
15.6103.43.0058.50055.57552.796
16.6103.49.0058.50055.57552.796
17.6104.13.0059.40056.43053.609
18.6104.19.2059.40056.43053.609
19.6104.19.9059.40056.43053.609
20.6104.22.0059.40056.43053.609
21.6104.23.0059.40056.43053.609
22.6104.29.0059.40056.43053.609
23.6104.32.0063.00059.85056.858
24.6104.33.0063.00059.85056.858
25.6104.39.0063.00059.85056.858
26.6104.43.0059.40056.43053.609
27.6104.44.0059.40056.43053.609
28.6104.49.0059.40056.43053.609
29.6104.52.0058.50055.57552.796
30.6104.53.0058.50055.57552.796
31.6104.59.0058.50055.57552.796
32.6104.62.0058.50055.57552.796
33.6104.62.0058.50055.57552.796
34.6104.69.0058.50055.57552.796
35.6105.10.0036.36034.54232.815
36.6105.20.1036.36034.54232.815
37.6105.20.2036.36034.54232.815
38.6105.90.0036.36034.54232.815
39.6106.10.0036.36034.54232.815
40.6106.20.0036.36034.54232.815
41.6106.90.0036.36034.54232.815
42.6109.10.1027.90026.50525.180
43.6109.10.2027.90026.50525.180
44.6109.90.2027.90026.50525.180
45.6109.90.3027.90026.50525.180
46.6110.20.0063.00059.85056.858
47.6110.30.0063.00059.85056.858
48.6110.90.0063.00059.85056.858
49.6111.20.0019.26018.29717.382
50.6111.30.0019.26018.29717.382
51.6111.90.9019.26018.29717.382
52.6117.10.1019.80018.81017.870
53.6117.10.9019.80018.81017.870
54.6201.12.0063.00059.85056.858
55.6201.13.0063.00059.85056.858
56.6201.19.2063.00059.85056.858
57.6201.19.9063.00059.85056.858
58.6201.92.0063.00059.85056.858
59.6201.93.0063.00059.85056.858
60.6201.99.2063.00059.85056.858
61.6201.99.9063.00059.85056.858
62.6202.12.0063.00059.85056.858
63.6202.13.0063.00059.85056.858
64.6202.19.2063.00059.85056.858
65.6202.19.9063.00059.85056.858
66.6202.92.0063.00059.85056.858
67.6202.93.0063.00059.85056.858
68.6202.99.2063.00059.85056.858
69.6202.99.9063.00059.85056.858
70.6203.12.0059.40056.43053.609
71.6203.19.1159.40056.43053.609
72.6203.19.1959.40056.43053.609
73.6203.19.9059.40056.43053.609
74.6203.22.1059.40056.43053.609
75.6203.22.9059.40056.43053.609
76.6203.23.0059.40056.43053.609
77.6203.29.9059.40056.43053.609
78.6203.32.1063.00059.85056.858
79.6203.32.9063.00059.85056.858
80.6203.33.0063.00059.85056.858
81.6203.39.0063.00059.85056.858
82.6203.42.1058.50055.57552.796
83.6203.42.9058.50055.57552.796
84.6203.43.0058.50055.57552.796
85.6203.49.9058.50055.57552.796
86.6204.12.1059.40056.43053.609
87.6204.12.9059.40056.43053.609
88.6204.13.0059.40056.43053.609
89.6204.19.9059.40056.43053.609
90.6204.22.1059.40056.43053.609
91.6204.22.9059.40056.43053.609
92.6204.23.0059.40056.43053.609
93.6204.29.9059.40056.43053.609
94.6204.32.1063.00059.85056.858
95.6204.32.9063.00059.85056.858
96.6204.33.0063.00059.85056.858
97.6204.39.9063.00059.85056.858
98.6204.42.1059.40056.43053.609
99.6204.42.9059.40056.43053.609
100.6204.43.0059.40056.43053.609
101.6204.44.0059.40056.43053.609
102.6204.49.1059.40056.43053.609
103.6204.49.9059.40056.43053.609
104.6204.52.1058.50055.57552.796
105.6204.52.9058.50055.57552.796
106.6204.53.0058.50055.57552.796
107.6204.59.1058.50055.57552.796
108.6204.59.9058.50055.57552.796
109.6204.62.0058.50055.57552.796
110.6204.63.0058.50055.57552.796
111.6204.69.0058.50055.57552.796
112.6205.20.1036.36034.54232.815
113.6205.20.9036.36034.54232.815
114.6205.30.9036.36034.54232.815
115.6205.90.9136.36034.54232.815
116.6205.90.9936.36034.54232.815
117.6206.30.1036.36034.54232.815
118.6206.30.9036.36034.54232.815
119.6206.40.0036.36034.54232.815
120.6206.90.0036.36034.54232.815
121.6209.20.3019.26018.29717.382
122.6209.20.4019.26018.29717.382
123.6209.20.9019.26018.29717.382
124.6209.30.1019.26018.29717.382
125.6209.30.3019.26018.29717.382
126.6209.30.4019.26018.29717.382
127.6209.30.9019.26018.29717.382
128.6209.90.0019.26018.29717.382
129.6214.30.1019.80018.81017.870
130.6214.30.9019.80018.81017.870
131.6214.40.1019.80018.81017.870
132.6214.40.9019.80018.81017.870
133.6214.90.1019.80018.81017.870
134.6214.90.9019.80018.81017.870
Tabel Bea Masuk Baju Import

Tidak Semua Pakaian Impor Terkena Bea Masuk

Bea Masuk Pakaian Import

Meskipun begitu, tidak semua jenis produk pakaian seperti baju import akan dikenakan aturan ini. Tercatat ada beberapa jenis pakaian import yang tidak dikenakan bea tarif ini. Semuanya tertuang dalam pasal 2, begini bunyinya:

Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dikenakan terhadap importasi dari semua negara, kecuali terhadap produk pakaian dan aksesori pakaian segmen headwear dan neckwear dengan nomor pos tarif:

  1. 6117.10.10;
  2. 6117.10.90;
  3. 6214.30.10;
  4. 6214.30.90;
  5. 6214.40.10;
  6. 6214.40.90;
  7. 6214.90.10; dan
  8. 6214.90.90,

yang diproduksi dari negara yang tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Tujuan Ditetapkannya Aturan Baru Impor Pakaian

Menurut Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), pengesahan aturan ini sendiri memiliki tujuan untuk menyelamatkan produsen pakaian lokal. Tercatat ada beberapa hal yang diharapkan bisa terwujud dari adanya aturan ini:

  1. Menekan lonjakan impor produk pakaian seperti baju import dan aksesorisnya demi menyelamatkan industri dalam negeri. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menyebutkan, lonjakan import ini telah membuat industri dalam negeri banyak mendapat kerugian.
  2. Memulihkan kinerja industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dan meningkatkan nilai tambah domestik.
  3. Memberikan perlindungan pada industri tekstil dalam negeri, terutama produsen pakaian dan aksesoris.
  4. Meningkatkan produktifitas industri sehingga bisa meningkatkan lapangan kerja
  5. Meningkatkan neraca perdagangan untuk produk dalam negeri.
  6. Mendorong pemesanan produk dalam negeri dibanding baju import.

Perhatikan HPP Produk Baju Import

Dengan adanya Aturan Nomor 142/PMK.010/2021, maka kemungkinan besar harga produk pakaian atau baju import akan jadi naik. Bagi Anda yang merupakan importir produk baju import dari China, ada baiknya untuk menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) secara lebih detail dengan memasukkan bea masuk ini.

Hal ini penting, karena tentunya dengan diciptakannya aturan ini akan membuat biaya modal menjadi naik. Untuk jasa impor China ke Indonesia terbaik, Wilopo Cargo adalah pilihan terbaik untuk membantu semua mitra importir dalam mendatangkan barang dari China.

Buka website Wilopo Cargo dengan klik di tautan ini atau hubungi kami melalui whatsapp chat yang tersedia di website.

Apa Itu Importir? Pengertian dan Jenis-Jenisnya

forwarder china terbaik

Pernahkah Anda memperhitungkan kalau menjadi importir adalah bisnis yang menguntungkan? Rata-rata pasti akan menganggap bisnis importir akan menguntungkan. Tapi yang namanya bisnis kalau tidak memberikan untung pasti namanya bukan bisnis bukan? Selain itu, apakah Anda tahu apa itu importir?

Walaupun sudah tahu akan menguntungkan, kenapa banyak orang yang tidak tertarik untuk menjadi seorang importir? Jawabannya adalah banyak orang yang menganggap bisnis import seperti import barang dari china pasti memerlukan modal yang besar. Tapi sebenarnya tidak seperti itu juga, walau modal yang diperlukan nyatanya masih tetap tidak bisa tersentuh bagi sebagian orang.

Lalu, sebenarnya apa itu importir? Apakah menjadi importir itu semata-mata hanya mendatangkan barang dari luar negeri ke indonesia saja? Bagaimana cara kerja dari bisnis menguntungkan ini? Yuk kita jawab di artikel berikut.

Apa Itu importir

Pengertian Importir

Apa itu importir? Importir merupakan orang atau badan yang ada di suatu negara yang melakukan aktivitas perdagangan, di mana mereka mendatangkan barang dari luar negeri ke negara asal. Barang-barang yang dibeli oleh para importir umumnya berupa barang siap pakai ataupun bahan baku yang nantinya dipergunakan guna menghasilkan barang lain.

Pengertian importir sendiri berbeda dengan import, karena import ialah aktivitas yang dikerjakan oleh para importir. Di Indonesia, bisnis import sendiri sedang berkembang dengan cukup pesat. Salah satunya karena perkembangan pesat yang terjadi di banyak perusahaan-perusahaan ecommerce Tanah Air.

Tidak hanya dari sisi perusahaan ecommerce-nya, di masyarakat juga terjadi perubahan besar dalam hal berbelanja. Di mana sekarang makin banyak orang yang percaya untuk membeli barang secara online. Bayangkan dengan jumlah penduduk di Indonesia yang sangat banyak, tentu masih ada banyak pasar baru yang masih terbuka dan potensi pembeli yang luar biasa besar.

Inilah kenapa bisnis menjadi importir adalah salah satu bisnis paling menarik saat ini. Sekarang, tinggal Anda yang menentukan barang apa yang ingin didatangkan ke Indonesia dan jasa cargo import mana yang akan dipilih.

Jenis-Jenis Importir

Jasa Import China ke Indonesia

1. Importir Umum

Apa itu importir umum? Importir ini ialah jenis importir yang membeli barang non limbah dan tidak diatur dalam tata niaga import. Di Indonesia sendiri, jenis importir ini bisa dibilang sangat banyak dan dijalankan oleh suatu badan usaha seperti Perseroan Terbatas (PT).

Untuk barang yang didatangkan juga sangat banyak jenisnya, seperti mobil yang tidak diproduksi di Indonesia, rempah-rempah, makanan pokok,  produk pertanian, serta barang-barang komoditi lain yang mungkin bisa laku di Indonesia.

2. Importir Produsen

Importir produsen yaitu importir jenis lain yang mendatangkan barang untuk keperluan sendiri. Biasanya importir ini merupakan suatu perusahaan yang membutuhkan suatu barang yang akan digunakan dalam proses produksi. Berbeda dengan importir umum, kegiatan importir produsen cenderung terbatas serta diatur dalam aturan di Kementerian Perdagangan.

Importir produsen memiliki dua buah jenis yakni IP (importir produsen) dan IT (Importir Terdaftar).  Contoh barang-barang yang didatangkan oleh importir produsen antara lain Gula, beras, garam, dan sebagainya.

3. Import Merchant

Import Merchant ialah jenis import yang dijalankan oleh suatu badan usaha yang menjalankan kegiatan impor bersifat khusus dan mendapat izin dari pemerintah dengan Tanda Pengenal pengakuan Impor (TAPPI). Barang yang didatangkan sendiri hanya terbatas pada yang disebutkan dalam izin tersebut. Serta tidak diperbolehkan mendatangkan barang-barang selain dari yang sudah disebutkan di sana.

4. Importir Terbatas

Pernah mendengar apa itu importir terbatas? Importir jenis ini adalah jenis importir berupa perusahaan yang sudah mendapat izin untuk mengimpor suatu barang berupa bahan baku untuk keperluan perusahaan itu sendiri. Barang-barang yang didatangkan pun tidak sembarangan, umumnya berupa bahan kimia, mesin, serta  barang lain yang sifatnya tidak untuk diperjualbelikan dan hanya digunakan oleh perusahaan itu sendiri.

Selain itu, perusahaan yang menjalankan bisnis ini umumnyanya merupakan perusahaan milik negara yang menjalankan fungsi pengembangan, penelitian, dan berbagai aktivitas  lain sesuai dengan kebutuhan negara.

5. Sole Agent Importer

Sole Agent Importer adalah jenis importir berupa perusahaan asing yang bekerjasama dengan perusahaan di Indonesia untuk menjual hasil produksinya di sini. Tidak hanya melakukan kerjasama penjualan, perusahaan Indonesia yang ditunjuk itu juga diangkat sebagai kantor perwakilannya dan umumnya berhak menjadi agen tunggal perusahaan asing tersebut.

5. Importir Produsen Limbah B3

Jenis importir ini merupakan suatu perusahaan yang mendapat izin dari pemerintah untuk melakukan kegiatan import limbah B3. Limbah B3 sendiri biasanya diimpor sebagai salah satu barang yang dibutuhkan dalam kegiatan produksi dan bersifat berbahaya serta membutuhkan penangan khusus.

6. Importir Perorangan

Apa itu importir perorangan? Sesuai namanya, importir perorangan adalah jenis importir yang mendatangkan suatu barang dari luar negeri dengan menggunakan platform marketplace yang ada di luar negeri. Salah satu contohnya adalah import barang dari China melalui situs seperti Alibaba, Taobao, ataupun 1688. Jenis importir inilah yang banyak dijalankan oleh masyarakat di Indonesia.

Perhatikan Peraturan Import yang Berlaku

Itulah penjelasan mengenai apa itu importir. Memang, bisnis import adalah bisnis yang memiliki potensi keuntungan yang sangat menarik. Namun, dalam menjalankanya Anda harus memperhatikan sejumlah hal yang mungkin akan menentukan kelancaran usaha Anda. Salah satunya adalah masalah aturan yang berlaku di Indonesia mengenai import itu sendiri.

Pemerintah sendiri juga telah membuat aturan tentang barang apa saja yang diizinkan dan tidak boleh masuk ke Indonesia. Selain itu, dalam Undang-Undang No 7. Tahun 2015, importir bertanggung jawab sepenuhnya terhadap barang yang diimpor. Sementara importir yang tidak bertanggung jawab akan dikenakan sanksi administratif berupa pencabutan perizinan, persetujuan, pengakuan, dan penetapan di bidang Perdagangan.

Jika ingin menjalani bisnis import dengan lebih mudah, Anda bisa menggunakan jasa Wilopo Cargo. Anda bisa menggunakan layanan jasa import atau jasa belanja yang akan sangat bermanfaat dalam menjalankan bisnis import. Jadi tunggu apa lagi? Mulai langkah jadi importir mulai dari sekarang.

Tips Menjalani Bisnis Import Bagi Pemula

forwarder china

Salah satu bisnis yang paling menarik untuk dijalankan di masa sekarang adalah bisnis import. Meskipun punya potensi untung yang besar, tetapi bisnis import belum terlalu menjadi pilihan di masyarakat. Salah satu penyebabkan karena masih tingginya minat warga untuk berbisnis di bidang kuliner atau bisnis lain yang sifatnnya hanya butuh modal yang kecil.

Walaupun begitu, tetap saja bisnis import layak menjadi salah satu opsi pilihan bisnis yang layak untuk dijalankan baik itu untuk pebisnis senior, ataupun pebisnis pemula sekalipun. Bagi pebisnis senior, menjalankan bisnis import mungkin sudah seperti aktivitas sehari-hari bagi mereka. Namun, bagaimana dengan mereka yang baru ingin mulai menjalankan?

Belajar Import Bagi Pemula

Importir Sukses

Menjalankan bisnis memang tidak bisa dibilang mudah. Apapun bisnisnya, tentu membutuhkan persiapan yang matang agar bisnis tersebut bisa berjalan dengan baik. Begitu juga dengan bisnis import, apalagi yang ingin menjalankannya adalah orang yang tidak punya pengalaman berbisnis sama sekali.

Salah satu cara untuk mempercepat proses belajar ini adalah dengan belajar bisnis import lebih dahulu. Sekarang sudah ada banyak perusahaan cargo import yang memberikan pelayanan kelas import kepada pengguna layanan mereka.

Salah satunya adalah Wilopo Cargo, perusahaan cargo import terkemuka ini memiliki banyak pengalaman yang akan membantu para calon importir untuk import barang dari China. Bagi yang ingin berbisnis import dengan mendatangkan barang dari China, Wilopo Cargo memberikan layanan kelas import khusus bagi penggunanya yang membutuhkan bimbingan dalam bisnis import.

Hal yang Harus Diperhatikan oleh Importir Pemula

Jasa Cargo Import China

Walaupun sudah mendapat informasi dan bantuan secara lengkap dari Wilopo Cargo. Tetap saja kesuksesan dari bisnis import yang Anda jalankan sangat tergantung pada Anda sendiri. Terutama bagi importir pemula, yang tentunya masih harus merintis jalan menuju kesuksesan.

Nah, bagi Anda para calon importir ataupun importir pemula, ada beberapa hal yang bisa dijadikan pedoman dalam menjalankan bisnis import agar bisa menjalankan bisnis ini secara lancar:

1. Lakukan Riset Sebelum Mendatangkan Barang

Seiring dengan semakin luasnya bisnis import dan ragam barang yang bisa didatangkan. Seringkali akan membuat seorang importir pemula bingung untuk memilih produk mana yang mungkin akan laku dia jual. Umumnya mereka akan merasa takut salah memilih barang jualan dan bisa membuat rugi usaha di awal perjalanan usahanya.

Namun, hal ini bisa dihindari dengan melakukan riset mendalam terhadap barang-barang yang ingin dijual. Anda bisa memulai riset dengan menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), maksudnya Anda bisa menghitung harga modal mencakup harga barang, biaya cargo, dan sebagainya. Setelah mengecek harga HPP, bandingkan dengan harga jual produk sejenis di market place untuk mengetahui potensi keuntungannya.

Jika ternyata harga jual di marketplace tidak jauh berbeda atau bahkan sama dengan biaya HPP, maka Anda bisa beralih ke produk lain yang bisa memberi marjin keuntungan bagus.

2. Fokus Pada Satu Per Satu Produk

Ketika sudah mulai mendapatkan keuntungan, adalah hal normal ketika seorang importir pemula ingin melebarkan usahanya agar bisa mendapat keuntungan lebih banyak. Namun, seringkali mereka gegabah dalam melakukannya sehingga bisa berefek negatif pada bisnis importnya ini. Salah satunya dengan kalap memilih barang dagangan yang terkadang tidak mudah dijual di Indonesia meskipun potensi untungnya lumayan.

Dalam hal ini, lebih baik Anda fokus dulu terhadap  barang jualan utama sebelum memutuskan menjual produk lainnya. Jangan hanya terfokus pada potensi keuntungan saja. Dengan pemilihan barang yang tidak terlalu banyak di awal usaha, tentu akan membantu Anda untuk lebih fokus menjalankan bisnis dan mencari potensi pasar yang lebih besar terhadap produk yang sudah dipilih.

3. Atur Modal dengan Cermat

Jangan pernah menghabiskan biaya modal di awal berjalannya bisnis import Anda. Salah satu kesalahan terfatal pebisnis pemula adalah menghabiskan modal di awal padahal bisnis belum berjalan dengan baik.

Dalam hal ini, Anda harus mengatur permodalan awal dengan tidak menghabiskan untuk membeli barang jualan. Saran kami, cukup gunakan maksimal 50% dari total modal yang Anda miliki. Sementara sisa 50% nya bisa disimpan dan dipakai untuk berjaga-jaga untuk menghadapi masalah yang mungkin terjadi di awal usaha.

4. Belajar Dari Kesalahan

Namanya juga pemula, pasti kita akan sering melakukan kesalahan ketika bisnis sedang berjalan di awal-awal. Walaupun begitu, jangan jadikan kesalahan ini sebagai sebuat hambatan untuk terus berkembang. Sebaliknya, jadikan kesalahan yang sudah dilakukan sebagai bahan evaluasi agar bisnis kita bisa terus berkembang.

Selain itu, Anda juga bisa ikut ke dalam komunitas-komunitas importir untuk menambah wawasan langsung dari orang-orang yang sudah terjun di dunia import lebih lama. Pengalaman mereka bisa menjadi tambahan ilmu bagi Anda yang baru menjalani bisnis sebagai importir.

Jangan Boros, Hidup Sederhana Walau Cuan Berdatangan

Ketika bisnis import Anda sudah berjalan dengan lancar, tentu muncul keinginan untuk memanfaatkan hasil dari usaha yang sudah dijalani. Masalahnya, kita sering lupa kalau yang namanya bisnis kadang naik kadang turun. Contohnya di masa pandemi Covid-19, begitu banyak pengusaha yang akhirnya gulung tikar akibat bisnisnya hancur karena kehilangan pembeli. Karena itu, janganlah boros walaupun bisnis Anda sudah menghasilkan uang begitu banyak.

Tetaplah hidup secara secukupnya, sesuai dengan penghasilan yang Anda hasilkan. Mengeluarkan uang sebagai self reward atas usaha kita memang wajar, tapi tetap harus disesuaikan dengan kemampuan yang ada. Jadi, yuk mulai bisnis import dengan semangat!