Ingin Ekspansi Bisnis? Berikut Ini Strateginya

ekspansi bisnis

Sebagai manusia, wajar rasanya jika kita selalu ingin lebih dan tidak pernah puas. Tidak terkecuali bagi para pebisnis. Ketika bisnis nya sudah berjalan baik, umumnya mereka ingin melebarkan usahanya supaya jadi lebih besar atau dengan kata lain melakukan ekspansi bisnis.

Ekspansi bisnis sendiri pengertiannya adalah sebuah kegiatan yang bertujuan untuk memperbesar bisnis dengan menciptakan pasar baru, memperbaiki fasilitas, menambah sumber daya manusia dan lainnya. Dari pengertiannya saja, sudah jelas kalau ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk melakukan ekspansi bisnis.

Meskipun begitu, melakukan ekspansi bisnis sendiri tidaklah mudah. Butuh pengetahuan dan kemampuan manajemen yang baik agar aktivitas ini bisa berjalan dengan baik. Mengingat skala usaha yang harus diurus tentu akan lebih besar dibanding sebelumnya.

Lalu, adakah cara-cara efektif untuk melakukan ekspansi bisnis ini? Berikut ini adalah strategi efektifnya:

Strategi Ekspansi Bisnis yang Efektif

ekspansi bisnis
ekspansi bisnis

1. Rencanakan Ekspansi Bisnis Secara Matang

Ketika merencanakan untuk melakukan ekspansi bisnis, Anda mesti melakukan perencanaan secara matang. Tujuannya adalah agar proses pelaksanaannya bisa berjalan secara terstruktur. Sebuah bisnis yang bisa berjalan dengan baik pasti memiliki proses kerja yang baik, dan proses kerja yang baik membutuhkan perencanaan yang baik pula.

Dengan perencanaan yang baik, Anda akan memiliki sebuah kontrol yang kuat terhadap bisnis Anda sendiri. Terutama ketika bisnis sedang mengalami masalah, maka Anda bisa segera melakukan perbaikan karena Anda sudah lebih siap ketika menemukan hal seperti ini.

2. Perluas Cakupan produk Secara Tepat

Dalam melakukan ekspansi bisnis, biasanya salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan menambah lini produk atau layanan baru yang bisa digunakan oleh pelanggan. Hal ini sangat lumrah dilakukan oleh pebisnis yang ingin melakukan ekspansi.

Dengan menambah lini produk, Anda akan memberikan penyegaran yang baik bagi bisnis yang sudah dijalankan selama ini. Sayangnya, untuk melakukan ini tidaklah mudah. Anda mesti menemukan produk yang tepat untuk bisa ditonjolkan. Jika sampai salah, tentu ekspansi bisnis menjadi percuma.

Agar hal seperti itu tidak terjadi, tentu lagi-lagi adalah perencanaan yang matang adalah solusinya. Anda bisa melakukan riset mendalam terhadap produk atau jasa baru yang ingin dijual. Riset sendiri bisa mencakup terhadap kualitas produk, strategi penjualan, sasaran pasar, dan sebagainya.

3. Rekrut Orang yang Tepat

Jika merasa tidak mampu menjalankan bisnis baru sendiri, maka merekrut orang untuk membantu Anda adalah solusinya. Namun, merekrut orang yang tepat dan cocok untuk bidang bisnis yang Anda jalani tidaklah mudah. Usahakan untuk merekrut karyawan yang punya pengalaman dan terkait dengan bisnis yang dijalani.

4. Hati-Hati Jika Ingin Buka Cabang

Bagi Anda yang ingin menjalankan bisnis kuliner atau bisnis lainnya yang mengharuskan untuk membuka cabang. Ada baiknya untuk berhati-hati ketika memutuskan untuk melakukan hal ini. Mengingat biaya untuk membuka cabang baru tidaklah kecil. Jangan sampai uang habis karena gagal menjalankan bisnis di cabang baru.

Ada baiknya, jika ingin membuka cabang baru, bukalah di daerah yang tidak terlalu dekat dengan cabang utama. Dengan jarak yang tidak dekat, kemungkinan adanya persaingan antar cabang akan diminimalisir. Selain itu, antar cabang juga bisa saling memiliki pasarnya masing-masing, tidak saling berebut.

5. Aplikasikan Strategi yang Lebih Modern

Sekarang adalah era digital, hampir semua bisnis sekarang memanfaatkan layanan penjualan online, tidak hanya memakai toko fisik. Bisnis yang memanfaatkan penjualan online akan punya keunggulan dalam proses pemasaran yang lebih sederhana. Cukup memakai internet, bisnis Anda sudah bisa ikut persaingan untuk mendapat jutaan konsumen yang ada di toko online.

Di samping toko online, Anda juga bisa memanfaatkan layanan promosi online yang banyak bertebaran di internet. Salah satu yang bisa dimanfaatkan adalah Google Ads, Facebook Ads, dan sebagainya.

6. Lakukan Kemitraan

Terkadang, kita tidak bisa melakukan ekspansi sendiri untuk memasuki pasar yang baru. Di mana, kita harus menggandeng pihak lain untuk membantu melakukannya. Bahkan, ada perusahaan yang menggandeng pesaingnya agar bisa berkolaborasi menciptakan pasar baru demi kemajuan bisnis masing-masing.

Selain perkembangan bisnis, keuntungan lain yang bisa didapat pondasi bisnis semakin kuat karena bisa berkawan dengan pihak. Walau begitu, Anda harus berhati-hati dalam melakukan ini. Cari pihak yang mau bekerjasama saling menguntungkan. Jangan sampai kerjasama ini hanya menguntungkan satu belah pihak, sementara yang lainnya tidak merasakan efek atau bahkan rugi.

7. Jalankan Akuisisi

Satu strategi lain yang bisa dilakukan untuk ekspansi bisnis adalah dengan mengakuisisi perusahaan lain. Biasanya, perusahaan yang diakuisisi adalah perusahaan yang sedang dalam keadaan sulit. Selain akuisisi, cara lainnya adalah dengan merger, walau akuisisi lebih sering dilakukan.

Perbedaan antara akuisisi dan merger terletak pada cara pembelian perusahaan. Kalau akuisisi merupakan pembelian saham mayoritas perusahaan tanpa menyatukan dua perusahaan menjadi satu. Sementara merger adalah penggabungan dua perusahaan menjadi satu. Di mana perusahaan membeli akan memiliki semua aset dan liabilitas perusahaan yang di-merger.

Sudah siap melakukan ekspansi?

Umumnya, perusahaan yang melakukan ekspansi sudah memiliki pondasi yang kuat. Dengan penjualan yang stabil, jumlah konsumen yang besar, dan segala hal lain yang membuatnya berjalan baik dalam kurun waktu yang cukup panjang. Jika ingin melakukan ekspansi, usahakan untuk memperkuat bisnis utama dulu.

Setelah bisnis utama siap dan punya kemampuan baik secara finansial dan pasar, baru Anda bisa memikirkan mengenain ekspansi. Jangan sampai bisnis utama belum berjalan bagus, tapi sudah memikirkan bisnis lain.

Untuk Anda yang ingin ekspansi bisnis, Wilopo Cargo siap menjadi mitra impor barang dari China. Bisnis import sendiri sangat menarik dan punya potensi untung yang besar sehingga cocok dipilih oleh Anda yang ingin ekspansi. Jadi, apakah bisnis Anda siap ekspansi?

Untuk Para Shopaholic, Ini Bisnis yang Cocok Untuk Anda

shopaholic

Bagi sebagian orang, berbelanja mungkin bisa dijadikan salah satu hobi yang sangat menyenangkan, terutama bagi wanita yang dikenal sebagai shopaholic. Sayangnya hobi belanja ini seringkali dianggap negatif karena bisa membuat seseorang menghambur-hamburkan uang secara percuma demi nafsu semata.

Di samping itu, secara budaya, tentu ini berlawanan dengan berbagai materi di sekolah atau ajaran orang tua di Indonesia yang cenderung mengajak orang-orang untuk berhemat. Sebenarnya apa memang benar hobi belanja seburuk itu? Untuk menjawabnya, mari kita bahas di artikel ini:

Apa Hobi Belanja Sama dengan Shopaholic

Hobi Belanja
Hobi Belanja

Banyak anggapan kalau orang-orang yang punya kebiasaan untuk berbelanja bisa disebut sebagai shopaholic. Apa benar seperti itu? Jika diartikan, Shopaholic berasal dari kata shop yang artinya belanja dan aholic yang artinya suatu ketergantungan yang disadari maupun tidak.

Jika digabungkan, shopaholic berarti seseorang yang tidak mampu menahan keinginannya untuk berbelanja sehingga bisa menghabiskan begitu banyak waktu dan uang untuk barang-barang yang tidak selalu ia butuhkan.

Dari pernyataan itu, apa orang yang hobi belanja bisa disebut sebagai shopaholic? Belum tentu. Menurut ahli psikologi, Terrence Shulman, shopaholic bukan lagi sebuah hobi, namun sudah bisa didefinisikan sebagai gangguan mental.

Bila dikaitkan dengan hobi belanja, seringkali apa yang dibeli oleh orang-orang ini memang memiliki tujuan tertentu dan dianggap bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh dirinya. Jadi, kalau ditarik kesimpulan seorang shopaholic sudah pasti punya hobi belanja. Tapi seorang yang punya hobi belanja belum tentu dia shopaholic.

Shopaholic Juga Bisa Memberi Manfaat

Shopaholic
Shopaholic

Walau banyak dipandang sebagai hobi yang negatif, tapi kenyataannya banyak orang yang berhasil menjadikan hobi belanja ini untuk meningkatkan kehidupannya, salah satunya dari sisi mental. Di mana dengan aktivitas yang padat, akan membuat kita sering merasa lelah secara mental atau stres.

Jika hal ini terjadi, tentu kita membutuhkan obat mujarab untuk bisa menghilangkannya. Nah, belanja bisa dijadikan sebagai salah satu obat tersebut. Kegiatan ini dianggap bisa menghilangkan sejenak beban pikiran sehingga kita bisa lebih rileks sebelum bergelut lagi dengan aktivitas padat tadi.

Tidak hanya berguna bagi mental kita, shopaholic juga bisa membantu meningkatkan pendapatan loh! Yap, di masa sekarang hobi belanja bisa dimanfaatkan oleh orang-orang untuk berbisnis supaya bisa mendatangkan cuan yang berlimpah. Apa saja Bisnis yang bisa dijalankan oleh para penghobi belanja ini? Berikut diantaranya.

Ide Bisnis untuk Orang Hobi Belanja

Belanja barang import
Belanja barang import

1. Personal Shopper

Mau belanja, tapi tidak ada uang. Bagaimana kalau belanjain orang saja? Memang, apa yang dibelanjakan bukan untuk Anda pada akhirnya. Tapi setidaknya Anda tetap bisa menjalankan hobi belanja dan jalan ke mal. Dari jasa belanjain orang ini, Anda bisa menarik fee untuk setiap barang yang dibelanjakan.

Potensi keuntungan dari bisnis personal shopper ini beragam. Mulai dari ribuan sampai ratusan juta untuk satu macam barang. Makin langka atau mahal barang yang mesti dicari, biasanya makin tinggi bayaran yang akan diterima. Bayaran bisa makin wah jika Anda sudah berhasil masuk ke pasar kelas atas seperti kelas jetset atau selebritis. Untuk level ini, seorang personal shopper akan rutin pergi ke luar negeri untuk berburu barang pesanan.

Hal yang dibutuhkan dari seorang personal shopper adalah pengetahuan yang bagus mengenai brand, lokasi belanja, dan kemampuan mengenai orisinalitas suatu produk. Jasa Anda akan lebih baik jika mampu memberikan masukan terkait gaya dan produk yang paling sesuai dengan pelanggan.

2. Jasa Titip

Salah satu bisnis yang cukup hits di kalangan penghobi belanja adalah jastip atau jasa titip. Bisnis ini sebenarnya mirip dengan personal shopper, di mana Anda akan bekerja membelikan produk tertentu sesuai pesanan pengguna. Kemudian si pengguna akan membayar fee atas barang yang sudah dibelikan dan dikirim.

Lalu, di mana letak perbedaan antara personal shopper dan jastip? Perbedaannya, di bisnis jastip, orang yang menjalankan bisnis ini sudah menentukan produk-produk serta toko di mana dia akan berbelanja.

Meskipun begitu, Jenis produk yang bisa dibeli bisa bervariasi asalkan tetap berada di toko tersebut. Selain itu, biasanya jastip cenderung dilakukan untuk barang-barang yang sifatnya kecil seperti buku dan peralatan lain yang sifatnya mudah dibawa. Berbeda dengan personal shopper yang barang pesanannya rata-rata berupa produk fashion.

3. Penyewaan Barang

Seringkali orang yang hobi belanja pada akhirnya akan punya stok barang pribadi yang menumpuk. Kalau sudah begitu, jangan hanya membuat barang itu mengendap di rumah tanpa dimanfaatkan. Lebih baik, buka jasa penyewaan produk agar barang-barang itu bisa memberi manfaat.

Barang-barang seperti tas, baju, jas, atau sepatu bisa disewakan kepada orang-orang yang membutuhkannya di momen tertentu. Selain barang sendiri, Anda juga bisa menyewakan produk bayi yang sudah tidak terpakai ketika anak sudah besar. Pasar bisnis ini cukup besar loh, karena banyak orang tua di luar sana yang enggan membeli barang untuk bayi karena dianggap hanya dipakai sebentar, sehingga menyewa bisa jadi solusi bagi mereka.

4. Bisnis Import

Ini termasuk tipe bisnis baru yang bisa segera booming. Orang-orang yang menjalankan bisnis ini biasanya menggunakan sistem Pre Order (PO) agar bisa meraup untung sekaligus berburu barang berkualitas dari luar negeri untuk kebutuhannya sendiri.

Jika berhasil mendapat pesanan pre order dalam jumlah besar, tentu potensi untung yang bisa didapat luar biasa besar. Sebagai gambaran, harga jual barang import China yang dijual di Indonesia rata-rata 50% lebih mahal dari negara asalnya. Itulah gambaran betapa menggiurkannya bisnis ini.

Manfaatkan Jasa Belanja Wilopo Cargo

Jika Anda ingin menjalankan bisnis import sekaligus memenuhi hobi belanja. Anda bisa menggunakan jasa belanja Wilopo Cargo. Cukup dengan memberikan info produk apa yang ingin dicari kepada tim Jasa Belanja, produknya akan langsung dicari oleh tim Wilopo Cargo ke supplier yang ada di China.

Anda tinggal duduk manis di rumah sambil menunggu info harga barang dan biaya pengiriman yang sudah diberikan oleh tim Jasa Belanja. Jadi, ayo jadikan hobi belanja Anda jadi lebih menguntungkan.