3 Alasan Pentingnya Menjaga Kualitas Produk Dagangan

Kualitas produk

Dalam menjalankan sebuah bisnis, adalah hal penting untuk bisa menjaga kualitas produk dagangan Anda. Tidak terkecuali oleh para pebisnis import barang China. Anda diwajibkan untuk terus bisa menjaga kualitas produk agar tidak mengecewakan konsumen.

Dalam berdagang, konsumen tidak selalu melihat harga jual sebagai patokan utama. Ada faktor lain yang mesti dipikirkan yaitu mengenai kualitas produk barang import China itu sendiri. Analoginya, buat apa membayar murah kalau barang yang didapat juga murahan. Efeknya, bukan untung yang didapat justru malah keluar uang lebih untuk mencari penggantinya.

Sayangnya, masih saja ada pebisnis import barang China yang lebih mementingkan harga murah dibandingkan bersaing dalam hal kualitas produk. Padahal, ada banyak keuntungan yang bisa Anda dapat jika menjual barang import China berkualitas kepada konsumen. Apa saja? Berikut adalah keuntungan pebisnis import barang China jika menjaga kualitas produknya.

Alasan Menjaga Kualitas Produk Barang Import

1. Menjaga Kepercayaan Konsumen

Kepercayaan Konsumen
Kepercayaan Konsumen

Alasan yang paling pertama kenapa Anda mesti menjaga kualitas produk barang import dagangan adalah untuk menjaga kepercayaan konsumen. Dengan kepercayaan yang tinggi dari konsumen, maka kemungkinan untuk mendapat konsumen loyal akan semakin besar.

Selain itu, dengan menyediakan barang berkualitas juga, Anda akan memiliki nilai lebih tinggi di mata konsumen. Pada akhirnya, keuntungan yang didapat bisa semakin besar dan Anda punya kesempatan untuk menyejahterakan pegawai secara lebih baik.

Hal ini cukup penting karena dengan karyawan yang lebih sejahtera maka mereka semangat mereka juga akan ikut meningkat. Sebab pada dasarnya, sebagai pebisnis kita tidak seharusnya hanya memikirkan keuntungan untuk diri sendiri saja. Dibalik suksesnya sebuah bisnis, terdapat kinerja pegawai yang sudah berusaha maksimal untuk mendukung bisnis berjalan sesuai keinginan Anda.

Mungkin apa yang disebutkan di atas tidak semudah itu diwujudkan. Namun, percayalah kalau sebagai pebisnis Anda bisa menjaga kualitas barang import, memberi pelayanan prima, serta memberi penghidupan yang layak kepada pegawai. Kemungkinan bisnis untuk bertahan lama akan semakin besar.

2. Reputasi Perusahaan Menjadi Baik

Reputasi Perusahaan
Reputasi Perusahaan

Dengan makin ramainya persaingan bisnis import di Indonesia. Tentu membuat banyak pebisnis harus memutar otak agar produk yang ditawarkan bisa laku terjual. Namun, Anda tidak perlu memikirkan jauh-jauh tentang strategi mengenai pemasaran dan lainnya yang mungkin diri sendiri belum tentu mengerti. Mulai saja dari yang paling mendasar seperti menjaga kualitas produk dan memberi layanan prima kepada konsumen.

Dengan menjamin kedua hal tersebut, harapan mengenai bisnis yang punya reputasi baik pun akan semakin mudah. Setelah bisa mempertahankan masalah kualitas produk dan layanan, Anda bisa memikirkan strategi pemasaran secara lebih jauh.

3. Terhindar dari Kejatuhan Akibat Kerugian

Perlindungan Kerugian
Perlindungan Kerugian

Sebagai seorang pebisnis, tentu tujuan Anda adalah bisa mendapat keuntungan dari setiap produk yang dijual. Namun, terkadang ada masanya ketika kita akan mendapatkan masalah dalam menjalankan bisnis. Contoh yang paling nyata saat ini adalah banyaknya pebisnis yang bangkrut akibat pandemik Covid 19.

Di mana pandemik membuat daya beli masyarakat menjadi jatuh dan banyak pebisnis kehilangan konsumen. Di sinilah pentingnya untuk menjaga kualitas barang. Kenapa? Jika Anda selalu menjaga kualitas produk dagangan, sudah pasti Anda akan memiliki konsumen loyal.

Mereka inilah yang akan menyelamatkan bisnis Anda ketika masalah tiba. Sehingga, ketika masalah datang, bisnis tidak terlalu terpukul hebat dan bisa bertahan melaluinya. Memang, yang namanya usaha pasti ada masa untung ruginya. Sekarang tinggal Anda yang mempersiapkan bisnis Anda agar tidak terlalu dalam jatuh ke jurang kerugian.

Kualitas Terjaga, Cuan Akan Terus Ada

Berbisnis memang tidak semudah dalam game simulasi. Perlu keseriusan dan strategi agar bisnis Anda bisa berjalan dengan baik. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga kualitas produk barang import dari China dan layanan yang Anda berikan.

Percaya atau tidak, jika Anda sudah punya reputasi baik dengan menyediakan barang berkualitas. Terkadang konsumen tidak terlalu mempedulikan masalah harga yang mungkin bisa sedikit lebih mahal disbanding pesaing. Itulah kenapa menjual produk berkualitas sesuai dengan kebutuhan konsumen sangatlah penting di samping hanya bersaing dalam hal harga.

Dalam berbisnis barang import dari China, Wilopo Cargo siap membantu semua mitra untuk import barang dari China. Tersedia layanan jasa import dan jasa belanja yang bisa membantu Anda mendatangkan barang import dari China secara lebih mudah.

Untuk Para Shopaholic, Ini Bisnis yang Cocok Untuk Anda

shopaholic

Bagi sebagian orang, berbelanja mungkin bisa dijadikan salah satu hobi yang sangat menyenangkan, terutama bagi wanita yang dikenal sebagai shopaholic. Sayangnya hobi belanja ini seringkali dianggap negatif karena bisa membuat seseorang menghambur-hamburkan uang secara percuma demi nafsu semata.

Di samping itu, secara budaya, tentu ini berlawanan dengan berbagai materi di sekolah atau ajaran orang tua di Indonesia yang cenderung mengajak orang-orang untuk berhemat. Sebenarnya apa memang benar hobi belanja seburuk itu? Untuk menjawabnya, mari kita bahas di artikel ini:

Apa Hobi Belanja Sama dengan Shopaholic

Hobi Belanja
Hobi Belanja

Banyak anggapan kalau orang-orang yang punya kebiasaan untuk berbelanja bisa disebut sebagai shopaholic. Apa benar seperti itu? Jika diartikan, Shopaholic berasal dari kata shop yang artinya belanja dan aholic yang artinya suatu ketergantungan yang disadari maupun tidak.

Jika digabungkan, shopaholic berarti seseorang yang tidak mampu menahan keinginannya untuk berbelanja sehingga bisa menghabiskan begitu banyak waktu dan uang untuk barang-barang yang tidak selalu ia butuhkan.

Dari pernyataan itu, apa orang yang hobi belanja bisa disebut sebagai shopaholic? Belum tentu. Menurut ahli psikologi, Terrence Shulman, shopaholic bukan lagi sebuah hobi, namun sudah bisa didefinisikan sebagai gangguan mental.

Bila dikaitkan dengan hobi belanja, seringkali apa yang dibeli oleh orang-orang ini memang memiliki tujuan tertentu dan dianggap bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh dirinya. Jadi, kalau ditarik kesimpulan seorang shopaholic sudah pasti punya hobi belanja. Tapi seorang yang punya hobi belanja belum tentu dia shopaholic.

Shopaholic Juga Bisa Memberi Manfaat

Shopaholic
Shopaholic

Walau banyak dipandang sebagai hobi yang negatif, tapi kenyataannya banyak orang yang berhasil menjadikan hobi belanja ini untuk meningkatkan kehidupannya, salah satunya dari sisi mental. Di mana dengan aktivitas yang padat, akan membuat kita sering merasa lelah secara mental atau stres.

Jika hal ini terjadi, tentu kita membutuhkan obat mujarab untuk bisa menghilangkannya. Nah, belanja bisa dijadikan sebagai salah satu obat tersebut. Kegiatan ini dianggap bisa menghilangkan sejenak beban pikiran sehingga kita bisa lebih rileks sebelum bergelut lagi dengan aktivitas padat tadi.

Tidak hanya berguna bagi mental kita, shopaholic juga bisa membantu meningkatkan pendapatan loh! Yap, di masa sekarang hobi belanja bisa dimanfaatkan oleh orang-orang untuk berbisnis supaya bisa mendatangkan cuan yang berlimpah. Apa saja Bisnis yang bisa dijalankan oleh para penghobi belanja ini? Berikut diantaranya.

Ide Bisnis untuk Orang Hobi Belanja

Belanja barang import
Belanja barang import

1. Personal Shopper

Mau belanja, tapi tidak ada uang. Bagaimana kalau belanjain orang saja? Memang, apa yang dibelanjakan bukan untuk Anda pada akhirnya. Tapi setidaknya Anda tetap bisa menjalankan hobi belanja dan jalan ke mal. Dari jasa belanjain orang ini, Anda bisa menarik fee untuk setiap barang yang dibelanjakan.

Potensi keuntungan dari bisnis personal shopper ini beragam. Mulai dari ribuan sampai ratusan juta untuk satu macam barang. Makin langka atau mahal barang yang mesti dicari, biasanya makin tinggi bayaran yang akan diterima. Bayaran bisa makin wah jika Anda sudah berhasil masuk ke pasar kelas atas seperti kelas jetset atau selebritis. Untuk level ini, seorang personal shopper akan rutin pergi ke luar negeri untuk berburu barang pesanan.

Hal yang dibutuhkan dari seorang personal shopper adalah pengetahuan yang bagus mengenai brand, lokasi belanja, dan kemampuan mengenai orisinalitas suatu produk. Jasa Anda akan lebih baik jika mampu memberikan masukan terkait gaya dan produk yang paling sesuai dengan pelanggan.

2. Jasa Titip

Salah satu bisnis yang cukup hits di kalangan penghobi belanja adalah jastip atau jasa titip. Bisnis ini sebenarnya mirip dengan personal shopper, di mana Anda akan bekerja membelikan produk tertentu sesuai pesanan pengguna. Kemudian si pengguna akan membayar fee atas barang yang sudah dibelikan dan dikirim.

Lalu, di mana letak perbedaan antara personal shopper dan jastip? Perbedaannya, di bisnis jastip, orang yang menjalankan bisnis ini sudah menentukan produk-produk serta toko di mana dia akan berbelanja.

Meskipun begitu, Jenis produk yang bisa dibeli bisa bervariasi asalkan tetap berada di toko tersebut. Selain itu, biasanya jastip cenderung dilakukan untuk barang-barang yang sifatnya kecil seperti buku dan peralatan lain yang sifatnya mudah dibawa. Berbeda dengan personal shopper yang barang pesanannya rata-rata berupa produk fashion.

3. Penyewaan Barang

Seringkali orang yang hobi belanja pada akhirnya akan punya stok barang pribadi yang menumpuk. Kalau sudah begitu, jangan hanya membuat barang itu mengendap di rumah tanpa dimanfaatkan. Lebih baik, buka jasa penyewaan produk agar barang-barang itu bisa memberi manfaat.

Barang-barang seperti tas, baju, jas, atau sepatu bisa disewakan kepada orang-orang yang membutuhkannya di momen tertentu. Selain barang sendiri, Anda juga bisa menyewakan produk bayi yang sudah tidak terpakai ketika anak sudah besar. Pasar bisnis ini cukup besar loh, karena banyak orang tua di luar sana yang enggan membeli barang untuk bayi karena dianggap hanya dipakai sebentar, sehingga menyewa bisa jadi solusi bagi mereka.

4. Bisnis Import

Ini termasuk tipe bisnis baru yang bisa segera booming. Orang-orang yang menjalankan bisnis ini biasanya menggunakan sistem Pre Order (PO) agar bisa meraup untung sekaligus berburu barang berkualitas dari luar negeri untuk kebutuhannya sendiri.

Jika berhasil mendapat pesanan pre order dalam jumlah besar, tentu potensi untung yang bisa didapat luar biasa besar. Sebagai gambaran, harga jual barang import China yang dijual di Indonesia rata-rata 50% lebih mahal dari negara asalnya. Itulah gambaran betapa menggiurkannya bisnis ini.

Manfaatkan Jasa Belanja Wilopo Cargo

Jika Anda ingin menjalankan bisnis import sekaligus memenuhi hobi belanja. Anda bisa menggunakan jasa belanja Wilopo Cargo. Cukup dengan memberikan info produk apa yang ingin dicari kepada tim Jasa Belanja, produknya akan langsung dicari oleh tim Wilopo Cargo ke supplier yang ada di China.

Anda tinggal duduk manis di rumah sambil menunggu info harga barang dan biaya pengiriman yang sudah diberikan oleh tim Jasa Belanja. Jadi, ayo jadikan hobi belanja Anda jadi lebih menguntungkan.